Pembangunan IPAL di Taman Bendera Pusaka ditargetkan rampung Juni 2026
Pembangunan IPAL di Taman Bendera Pusaka ditargetkan rampung Juni 2026
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan bahwa proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, akan selesai pada bulan Juni 2026. Menurut Glenn Santista, Ketua Subkelompok Peningkatan dan Pengendalian Air Limbah Dinas SDA, pihak ketiga telah memulai pekerjaan sejak pertengahan Januari 2026.
Ketidaknyamanan Selama Proses Pembangunan
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, namun upaya pembersihan dan pengurasan aliran air selama pembangunan akan terus dilakukan,” kata Glenn saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Budi Purbadi, Pengawas Taman Bendera Pusaka, menjelaskan bahwa proyek pembangunan danau masih dalam tahap pengerjaan. “Proses konstruksi belum selesai sepenuhnya, karena Dinas SDA sedang membangun IPAL di dalam kawasan taman tersebut. Saat ini, air danau tampak hitam, tetapi tidak terlalu kotor,” ujarnya.
Harapan Warga dan Harapan dari Pemerintah
“Infonya, pada bulan Juni 2026 atau sebelum HUT DKI Jakarta itu sudah selesai. Maka, bisa dipastikan kondisi danau akan menjadi lebih bersih setelah pembangunan IPAL rampung,” tambah Budi.
Seorang warga, Desiarini (27), mengeluhkan aroma tidak sedap yang berasal dari kali yang menghitam di kawasan taman yang baru diresmikan. “Saya lihat ada upaya menghilangkan baunya, seperti di akses kolong jembatan penghubung eks Taman Langsat dan Taman Leuser. Namun, bau yang muncul masih lebih dominan dibandingkan efek dari air hitam,” tuturnya.
Penjelasan tentang Pengelolaan Taman
“Pembangunan IPAL di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, direncanakan selesai pada bulan Juni 2026,” kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, saat peresmian taman beberapa waktu lalu.
Pramono Anung juga menegaskan bahwa kualitas air danau akan meningkat setelah fasilitas taman selesai dibangun. “Air permukaannya akan bening, seperti di Korea, karena air yang kotor masuk ke dalam. Jadi, bisa dipastikan kondisi air akan lebih baik,” jelasnya.