Latest Program: Polda Sumsel Kerahkan 2.425 Personel Amankan Jumat Agung di Bumi Sriwijaya

Polda Sumsel Perkuat Pengamanan Jumat Agung di Wilayah Bumi Sriwijaya

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengirimkan 2.671 personel gabungan, yang terdiri dari 2.425 anggota Polri dan 246 prajurit TNI, untuk mengawasi 404 titik gereja di 17 kabupaten serta kota di wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan memastikan kegiatan ibadah Jumat Agung berjalan aman dan lancar.

Inspeksi Langsung oleh Pemimpin Polres

Kapolrestabes Palembang, Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan, melakukan pengawasan langsung di dua gereja, yaitu Santo Yoseph dan Katedral Santa Maria Palembang, untuk memastikan aspek keamanan optimal.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, menyisir sejumlah tempat ibadah dari Kelurahan Seterio hingga Kecamatan Betung. Serupa pula dengan Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Pranata, yang memimpin pengawasan di Tugumulyo guna menjaga kenyamanan jemaat.

Distribusi Personel dan Strategi Pengamanan

Dalam pelaksanaan operasi, Polda Sumsel menyebar personel secara merata di berbagai wilayah. Di Kota Palembang, 510 anggota disiagakan untuk 64 gereja. Sementara di Banyuasin, 171 personel mengawal 47 titik ibadah.

Di OKI, 122 personel mengamankan 41 gereja, dan di Muara Enim, 230 anggota diterjunkan untuk 27 lokasi ibadah. Strategi ini merupakan bagian dari Operasi Pengamanan Perayaan Ibadah Paskah 2026, yang berlangsung selama empat hari, dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah.

“Skala pengamanan ini terdistribusi merata di wilayah hukum, agar tidak ada celah bagi gangguan kamtibmas,” tulis keterangan Polda Sumsel.

Tindakan Humanis dan Preventif

Polda Sumsel mengutamakan pendekatan persuasif dan ramah dalam pengamanan. Tim Jibom dari Sat Brimob telah melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap sudut gereja sebelum ibadah dimulai.

Personel yang bertugas memakai rompi hijau untuk memudahkan identifikasi jemaat yang membutuhkan bantuan. Penggunaan senjata api juga dibatasi hingga ada instruksi khusus dari pimpinan, agar tidak mengganggu suasana ibadah.

Pelayanan Tambahan Selama Operasi

Di luar pengawasan area gereja, petugas kepolisian menyediakan layanan lain, seperti pengaturan lalu lintas oleh Satgas Kamseltibcarlantas dan ketersediaan tim medis dari Dokkes Polri.

Dengan sinergi lintas sektor dan pendekatan pelayanan, Polda Sumsel berkomitmen menjaga harmoni antarumat beragama. Kehadiran polisi di setiap gerbang gereja menjadi bukti bahwa negara tetap aktif dalam memastikan kedamaian di Bumi Sriwijaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *