Important Visit: Polda Metro Jaya Selidiki Kematian Pekerja Proyek di Jagakarsa: Fokus pada Standar Keselamatan

Polda Metro Jaya Selidiki Kematian Pekerja Proyek di Jagakarsa: Fokus pada Standar Keselamatan

Tragedi Kecelakaan di Lokasi Proyek

Polda Metro Jaya sedang berupaya mempercepat penyelidikan terkait kematian empat pekerja di sebuah proyek bangunan di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kejadian yang terjadi pada Jumat tersebut menewaskan empat orang dan melukai tiga pekerja lainnya, mendorong pemeriksaan terhadap protokol keselamatan kerja di area proyek.

Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal kasus ini secara profesional hingga tuntas.

Detil Kecelakaan dan Penyelidikan

Insiden nahas berawal saat para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang tertutup. Berdasarkan keterangan saksi, satu dari mereka jatuh ke dalam lubang setelah penutupnya dibuka. Rekan-rekannya yang turut membantu tanpa alat pelindung yang lengkap kemudian ikut terjatuh.

Tim penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan bukti. Pengecekan TKP dilakukan pada Jumat pukul 12.00 WIB, dengan tujuan mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kondisi Korban dan Upaya Evakuasi

Kecelakaan memicu kondisi yang menggumpal dan panas di sekitar lokasi, mengindikasikan adanya gas berbahaya. Dari hasil investigasi, keempat korban meninggal dunia, masing-masing berinisial YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Tiga pekerja lainnya, yakni U (41), AJ (37), dan S (63), mengalami sesak napas setelah terpapar gas dari tangki air.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan bahwa penyelidikan akan mengecek apakah ada kelalaian atau kurang patuh terhadap standar keselamatan kerja yang berlaku. Hal ini penting untuk memastikan prosedur keselamatan sudah dijalankan agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus Terkait dan Dukungan Sosial

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus memantau kesehatan korban yang masih dirawat. Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa penyelidikan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pengembang dan pihak terkait dalam menjamin keselamatan para pekerja.

DPRD Sulawesi Tengah menggesa penyelidikan kasus kematian pekerja PT Hengjaya Morowali, sementara BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk menjamin biaya perawatan atlet pencak silat Affandi Naufal yang mengalami kecelakaan kerja.

Kecelakaan Serupa di Wilayah Lain

Sementara itu, Tim SAR gabungan masih berusaha menggali korban longsor di Desa Cisempur, Sumedang, yang menimbun tiga pekerja konstruksi dan menyebabkan tiga korban meninggal. Insiden ini juga menghadirkan pertanyaan tentang standar keselamatan di sektor konstruksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *