Historic Moment: Kemensos salurkan bantuan korban bencana hidrometeorologi di Agam
Kemensos salurkan bantuan korban bencana hidrometeorologi di Agam
Lubuk Basung – Pada Jumat (3/4), Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan kepada korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan total Rp11,7 miliar. Bantuan ini terdiri dari tiga kategori yang diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.
Bupati Agam, Benni Warlis, mengatakan bahwa dana jaminan hidup senilai Rp11,06 miliar diberikan kepada 8.195 individu dari 2.297 kepala keluarga, dengan nilai Rp1,45 juta per orang selama tiga bulan. Selain itu, santunan ahli waris tahap dua diberikan kepada delapan orang sebesar Rp120 juta, atau Rp15 juta per korban, serta santunan bagi korban luka sebanyak 105 orang dengan total Rp525 juta, yaitu Rp5 juta per penerima.
“Bantuan yang diberikan ini bertujuan memenuhi kebutuhan dasar dan meringankan tekanan ekonomi warga terdampak. Saya mengapresiasi Kemensos RI yang telah menyalurkan bantuan ini,” kata Benni Warlis.
Bupati menjelaskan bahwa bantuan jaminan hidup saat ini disalurkan dan masih ada proses verifikasi untuk pendistribusian selanjutnya. Ia menegaskan bahwa dana tersebut dimaksudkan untuk pengelolaan selama tiga bulan ke depan, dengan besaran Rp15 ribu per hari untuk setiap kepala keluarga.
Benni Warlis menambahkan bahwa bantuan ini menggambarkan kehadiran pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, serta lembaga negara lainnya di tengah masyarakat. Pada masa bencana, Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri, TNI, Polri, dan instansi negara lainnya turut mengunjungi korban bencana di Agam.
Bupati mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mematuhi imbauan pemerintah. Pemerintah juga telah menyiapkan tempat tinggal sementara untuk warga yang terdampak. “Kita tidak ingin ada korban tambahan, dan upaya pemulihan pasca-bencana telah dilakukan secara maksimal,” ujarnya.