Key Strategy: Imigrasi Perkuat Pengawasan Atlet Asing di Lomba Lari Internasional Kerinci100

Imigrasi Perkuat Pengawasan Atlet Asing di Lomba Lari Internasional Kerinci100

Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Jambi memperketat pengawasan terhadap 56 atlet asing yang akan berpartisipasi dalam lomba lari lintas alam internasional Kerinci100. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kerinci, Jambi, pada tanggal 4-5 April 2026. Penegakkan ketat ini bertujuan memastikan keamanan seluruh peserta, khususnya dari luar negeri, serta mendukung kelancaran dan kesuksesan even tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenim Jambi, Petrus Teguh Aprianto, mengatakan bahwa petugas imigrasi akan turun langsung ke lapangan. Tindakan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga asing dan memperkuat citra positif daerah. “Kehadiran atlet asing sebagai bagian dari even ini menjadi momentum yang baik untuk menunjukkan pesona Kerinci kepada dunia,” ujarnya.

Koordinasi erat telah dilakukan dengan pihak penyelenggara untuk memastikan kehadiran atlet dari berbagai negara. Pihak imigrasi berharap langkah ini mampu menciptakan lingkungan kondusif bagi peserta internasional. Selain itu, partisipasi atlet asing dianggap sebagai peluang untuk meningkatkan kunjungan wisata dan mempromosikan potensi ekonomi lokal, termasuk aktivitas usaha kecil mikro menengah (UMKM).

Event dan Peserta

Lomba lari Kerinci100 menarik perhatian berbagai pihak dengan total peserta mencapai 243 orang. Dari jumlah tersebut, 187 atlet berasal dari dalam negeri, sementara 56 lainnya mewakili negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Rusia, Belanda, Jepang, dan Korea Selatan.

Kategori lomba yang ditawarkan meliputi 12 kilometer, 30 kilometer, 70 kilometer, serta 100 kilometer. Setiap jalur dirancang untuk menguji ketahanan fisik dan mental pelari. Rute akan melewati perkebunan teh hijau, perkampungan asri, dan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Peserta akan menyaksikan pemandangan Gunung Kerinci yang megah sepanjang perjalanan, membuat pengalaman ini tidak hanya menantang secara olahraga, tetapi juga memberi kesan indah tentang keindahan alam Indonesia.

“Momentum ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi peluang besar untuk memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan masyarakat Kerinci,” kata Bupati Kerinci, Monadi.

Imigrasi Jambi menegaskan komitmennya mendukung penyelenggaraan even ini. Pengawasan yang dilakukan bukan hanya formalitas, melainkan upaya proaktif menjaga ketertiban selama acara. Seluruh atlet asing diharuskan mematuhi peraturan keimigrasian. Data dan informasi terkait peserta telah terverifikasi secara baik oleh pihak imigrasi.

Koordinasi antara imigrasi dan penyelenggara menjadi kunci sukses dalam memastikan keamanan. Hal ini sejalan dengan harapan menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi para tamu yang menghadiri even. Dengan menggabungkan olahraga, pariwisata, dan kebersamaan masyarakat, Kerinci100 diharapkan memberikan dampak positif pada perekonomian daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *