Special Plan: Pertamina Tambah Pasokan LPG Subsidi di Madiun Raya Jelang Libur Paskah, Stok Aman Terkendali

Pertamina Pastikan Stok LPG Subsidi di Madiun Raya Terpenuhi Selama Libur Paskah

Untuk menghadapi libur panjang Paskah, PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melakukan peningkatan pasokan LPG subsidi di wilayah Madiun Raya. Tindakan ini bertujuan memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan memenuhi kebutuhan warga selama masa liburan. Perusahaan telah mengambil langkah proaktif guna mengantisipasi kenaikan permintaan yang mungkin terjadi.

Penambahan pasokan LPG subsidi dilakukan mulai 3 hingga 5 April 2026, mencakup berbagai daerah di Madiun Raya. Dengan total 779.800 tabung, distribusi dilakukan secara merata sesuai dengan proyeksi kebutuhan lokal di setiap wilayah. Langkah ini memastikan pemerataan stok dan menjaga ketersediaan produk bagi masyarakat.

“Dalam masa libur panjang, LPG menjadi produk yang banyak dicari masyarakat. Untuk menghadapi lonjakan permintaan, kami menerapkan penyaluran fakultatif sebagai tambahan dari distribusi reguler,” ungkap Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, dalam siaran persnya di Madiun.

Pertamina juga menyiapkan strategi khusus untuk mengatur pasokan energi. Penyaluran fakultatif mencapai hingga 49 persen dari rata-rata penyaluran harian, sebagai upaya mitigasi kebutuhan yang meningkat tajam. Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan menghindari kelangkaan.

Selain Madiun Raya, Pertamina Patra Niaga juga melakukan antisipasi di beberapa daerah lain. Di Bali, perusahaan menambah 131.600 tabung LPG 3 kg untuk memenuhi kebutuhan warga dan wisatawan. Di Sumatera Selatan, pasokan energi lebaran dipastikan aman dan lancar dengan dukungan Satgas RAFI 2026. Sebagai langkah tambahan, Pertamina menyediakan layanan informasi melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.

Dalam upayanya menjaga ketersediaan LPG, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Stok produk dijamin cukup untuk memenuhi kebutuhan selama libur. Tindakan ini bertujuan mencegah gangguan distribusi akibat panic buying. Selain itu, perusahaan mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya. Produk subsidi seperti LPG 3 kg ditujukan untuk warga kurang mampu, sementara LPG non subsidi seperti Brightgas disarankan bagi masyarakat yang lebih terpenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *