Key Strategy: Disbudpar Tangerang Buka Program Sertifikasi Pariwisata Gratis, Tingkatkan Kompetensi SDM

Disbudpar Tangerang Luncurkan Sertifikasi Pariwisata Gratis, Dorong Kemampuan Tenaga Kerja

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mengadakan program sertifikasi profesi pariwisata secara gratis, bertujuan memperkuat kualitas SDM sektor pariwisata. Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Program tersebut tersedia bagi pengusaha pariwisata yang memiliki KTP Kota Tangerang. Sertifikasi ini akan diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga memiliki nilai pengakuan nasional. Boyke Urif Hermawan, kepala Disbudpar, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen pemerintah setempat.

“Kami mengundang tenaga kerja pariwisata ber-KTP Tangerang untuk manfaatkan sertifikasi gratis ini sebagai bukti kompetensi yang diakui BNSP,” ujar Boyke dalam pernyataannya.

Pelaku usaha seperti koki, pelayan, dan staf kamar hotel diimbau mengikuti uji kompetensi yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026. Uji kompetensi ini dilakukan di berbagai lokasi di Kota Tangerang. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui link khusus yang disediakan oleh Disbudpar, yaitu https://bit.ly/Sertifikasi3skema2026.

Komitmen pemerintah Kota Tangerang terus berlanjut dalam meningkatkan standar SDM pariwisata. Dengan sertifikasi ini, para pekerja diharapkan semakin terampil dan mampu memberikan layanan optimal kepada wisatawan. Selain itu, program ini juga berupaya menjangkau berbagai profesi kunci, seperti koki, pelayan, dan staf kamar, untuk menjamin kualitas interaksi dan pelayanan.

Pelaksanaan uji kompetensi yang ketat diharapkan memastikan pencapaian standar nasional. Boyke berharap program ini bisa membentuk tenaga kerja yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki sikap profesional dan berakhlak baik. Ia menekankan bahwa sertifikasi ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing industri pariwisata.

Program sertifikasi ini tidak hanya memperkuat kompetensi individu, tetapi juga menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam membangun sektor pariwisata yang berkualitas. Dinas Pariwisata Kota Denpasar dan Disparekraf Lampung juga menyoroti peran SDM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan prima. Sementara Kementerian Pariwisata berupaya meningkatkan SDM Sulawesi Tengah melalui pelatihan fungsional. Pariwisata modern kini fokus pada layanan dan interaksi, bukan hanya keunikan destinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *