Latest Program: Polres Garut Amankan Gereja Selama Jumat Agung, Ratusan Personel Dikerahkan

Polres Garut Amankan Gereja Selama Jumat Agung, Ratusan Personel Dikerahkan

Untuk memastikan perayaan Jumat Agung berjalan lancar, Polres Garut menggelar pengamanan di enam lokasi ibadah. Ratusan personel gabungan dikerahkan, termasuk dari kepolisian, TNI, serta instansi terkait, untuk menjaga keamanan dan kekhusyukan umat Kristiani. Langkah ini dilakukan sejak Kamis (2/4) sebagai persiapan sebelum hari Jumat.

Pengamanan mencakup seluruh rangkaian ibadah Paskah, termasuk Kebaktian Kamis Putih di Gereja Santa Maria dan Gereja Kristen Pasundan, serta ibadah Jumat Agung yang dihadiri ratusan jemaat. Petugas dibagi ke berbagai titik strategis untuk mengantisipasi gangguan dan menciptakan suasana tenang bagi umat. Sterilisasi lokasi sebelum ibadah juga dilakukan untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan yang mengancam keamanan.

“Total 466 personel telah disiapkan, meliputi Polres Garut, Polsek Garut Kota, dan satuan lainnya. Mereka disebar ke titik-titik pengamanan untuk memastikan semua rangkaian ibadah berjalan aman,” jelas Ipda Susilo Adhi, Kepala Seksi Humas Polres Garut.

Prosedur pengamanan mencakup dua tahap, terbuka dan tertutup, sehingga bisa mengawasi lingkungan sekitar secara efektif. Personel berseragam berjaga di area gereja, sementara yang tidak berseragam melakukan pemantauan di luar. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan kesiapan menghadapi potensi ancaman. Selain itu, pengamanan juga meliputi ibadah Sabtu Sunyi pada 4 April dan Minggu Paskah pada 5 April 2026.

Langkah serupa dilakukan oleh beberapa polres lainnya di Indonesia. Di Palembang, 521 personel dikerahkan untuk mengoptimalkan pengamanan Paskah, fokus pada sterilisasi dan pengaturan lalu lintas. Di Karawang, pelaksanaan ibadah Jumat Agung berlangsung aman berkat kesiapan petugas. Ribuan jemaat Gereja Katolik Ibu Teresa (GKIT) di Paroki Cikarang juga turut memadati gereja untuk merayakan ibadah tersebut.

Dukungan Polri dalam pengamanan menunjukkan komitmen terhadap kebebasan beragama. Kehadiran petugas tidak hanya menjaga ketertiban umum tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi seluruh umat. Dengan persiapan yang matang, diharapkan umat Nasrani di Garut dapat merayakan Paskah dengan rasa tenang dan damai, fokus pada makna spiritual ibadah.

Pengamanan oleh Polres Garut menjadi contoh sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan nasional. Polres Metro Jakarta Selatan dan Purbalingga juga memperketat pengawasan untuk memastikan ibadah umat Kristiani berlangsung nyaman. Ini memperkuat upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat tanpa membeda-bedakan keyakinan agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *