Topics Covered: Seskab Teddy di Mata Hendropriyono: Perwira Cerdas yang Rendah Hati
Seskab Teddy di Mata Hendropriyono: Perwira Cerdas yang Rendah Hati
Masa depan kepemimpinan Indonesia menurut mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono memiliki wajah baru yang menjanjikan. Ia mengungkapkan bahwa Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merupakan contoh perwira muda yang berakar pada nilai-nilai kejujuran dan keadilan.
“Saya melihat Letkol Teddy Indra Wijaya sebagai sosok yang mewakili generasi perwira baru, yang tidak hanya mampu membangun kepercayaan secara profesional, tetapi juga menjaga kejujuran dan sopan santun dalam berinteraksi,”
Dalam wawancara dengan media, Sabtu (4/4/2026), Hendropriyono mengingat pertemuan sebelumnya saat momen Lebaran. Menurutnya, Teddy menunjukkan sikap yang luar biasa, menghormati tradisi dan pengalaman para senior.
“Saat bertemu di tengah suasana Idulfitri, saya merasa bahwa ia menghargai nilai-nilai kesopanan dan penghormatan terhadap generasi sebelumnya,”
Hendropriyono menekankan bahwa kecerdasan Teddy bukanlah hal yang biasa, namun yang menonjol adalah kerendah hatinya. Ia berpendapat bahwa sifat ini jarang ditemukan pada seorang pemimpin.
“Meskipun ia cerdas dan memiliki kemampuan analitis tinggi, keunikan terletak pada sikap rendah hatinya. Teddy mampu belajar dari pengalaman orang lain, termasuk dari saya yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan RI,”
Dalam konteks kepemimpinan, sifat kerendahan hati ini dianggap sangat penting. Hendropriyono mengatakan bahwa kecerdasan tanpa kejujuran seringkali mengarah pada kesalahan dalam pengambilan keputusan.
“Kualitas ini menunjukkan bagaimana seseorang dapat berkembang menjadi pemimpin yang matang, dengan menggabungkan pengetahuan teoretis dan pengalaman nyata,”
Selain itu, Hendropriyono mengapresiasi cara Teddy menghadapi masalah. Ia lebih sering bertanya daripada langsung mengambil keputusan.
“Pertanyaan yang diajukan menunjukkan rasa ingin tahu yang tulus terhadap proses penyelenggaraan negara, serta kemauan untuk memahami praktik politik secara mendalam,”
Menurut Hendropriyono, Teddy memiliki kompetensi yang lengkap: semangat kerja, disiplin, kemampuan sosial, dan ketangguhan dalam tekanan. Ini membuatnya cocok untuk berperan dalam pemerintahan yang rumit.
“Sebagai pendamping Presiden Prabowo Subianto, ia memiliki kesempatan untuk belajar langsung tentang dinamika politik tingkat tinggi. Pengalaman ini, jika didukung integritas dan semangat belajar, akan membentuk karakter pemimpin yang kuat,”
Dengan kombinasi ini, Hendropriyono optimis Teddy akan menjadi bagian dari masa depan kepemimpinan yang etis dan relevan.