Anggota DPR: Gencarkan vaksinasi campak bagi kelompok dewasa

Anggota DPR: Gencarkan Vaksinasi Campak untuk Kelompok Dewasa

Insiden Dokter Muda Meninggal Beri Peringatan Serius

Jakarta — Seorang anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, meminta pemerintah mempercepat program vaksinasi campak kepada kelompok usia dewasa. Tindakan ini dianggap penting setelah seorang dokter muda meninggal karena komplikasi penyakit tersebut. “Kami sangat berduka. Kejadian ini adalah wake-up call yang sangat serius,” ujarnya, Selasa, dikutip dari Jakarta.

“Penyakit ini tidak bisa lagi dianggap remeh karena terbukti berujung pada komplikasi mematikan. Pemerintah harus memastikan imunisasi diberikan secara rutin kepada orang dewasa, terutama tenaga medis sebagai garda terdepan,” kata Neng Eem.

Dia menyoroti kecelakaan yang menimpa AMW (26), seorang dokter magang di Cianjur, Jawa Barat, sebagai titik balik yang memaksa Kementerian Kesehatan mengambil langkah lebih serius. Anggota dewan ini memperingatkan bahwa risiko penularan campak pada usia dewasa masih terabaikan. Data menunjukkan situasi semakin memprihatinkan, dengan 45 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tercatat di 29 kabupaten/kota hingga akhir Februari 2025. Angka kasus terkonfirmasi mencapai lebih dari 8.300.

Menurut Neng Eem, tenaga medis setiap hari berhadapan dengan infeksi menular. “Memastikan mereka mendapatkan vaksinasi lengkap dan berkala bukan hanya perlindungan individu, tapi langkah krusial mencegah penularan di dalam fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa rendahnya cakupan vaksinasi di luar kelompok anak-anak akan terus mengancam ketahanan sistem kesehatan nasional. Tanpa penguatan imunitas kelompok dewasa, potensi wabah yang menghantui Indonesia akan tetap berlangsung, terutama di lingkungan kerja dan tempat umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *