Topics Covered: Bukan Iran-AS-Israel, China Coba Damaikan Duluan 2 Negara Muslim Ini

Bukan Iran-AS-Israel, China Coba Damaikan Duluan 2 Negara Muslim Ini

Upaya Mediasi China Antara Pakistan dan Afghanistan

Sementara perhatian internasional fokus pada konflik Timur Tengah, China justru mengambil inisiatif untuk meredakan ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan. Kota Urumqi menjadi lokasi pertemuan penting antara delegasi kedua negara, yang bertujuan membuka jalan perdamaian setelah pertempuran berdarah selama hampir lima tahun. Diskusi ini dilakukan saat banyak negara besar terlibat dalam persaingan geopolitik yang memanas, terutama antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Beijing berperan sebagai mediator, mempertemukan pihak Pakistan dan Taliban. Upaya ini dilakukan dalam konteks ketegangan yang berkelanjutan antara kedua negara, terutama sejak kembalinya Taliban ke pemerintahan pada 2021. Pejabat kementerian luar negeri dan pertahanan kedua belah pihak turut hadir di kota tersebut untuk mengupayakan kesepakatan. Salah satu pemimpin Taliban menyatakan dukungan atas proses mediasi, sebagaimana dikutip Reuters pada Sabtu (4/4/2026).

“Kepemimpinan kami setuju dengan langkah ini dan akan berpartisipasi dalam proses damai,” ungkap pemimpin Taliban.

Dalam diskusi, fokus utama adalah gencatan senjata dan pembukaan kembali jalur perbatasan untuk memulihkan perdagangan. Sebelumnya, Pakistan meluncurkan serangan udara ke wilayah Afghanistan, menyebabkan korban jiwa yang signifikan. Kabul menuding serangan itu mengarah pada kematian lebih dari 400 orang di pusat rehabilitasi narkoba bulan lalu. Namun, Islamabad membantah dengan menyatakan serangan mereka tepat sasaran, menargetkan infrastruktur teroris.

Langkah China ini dilakukan saat negara-negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Turki kewalahan dalam upaya mediasi antara Iran dan Israel. Dengan mengambil peran aktif, Beijing mencoba menjadi pihak netral yang mendorong dialog di tengah tekanan global. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, juga hadir di Beijing untuk memperkuat posisi negaranya dalam inisiatif perdamaian ini.

Meski pertemuan telah dimulai, Kementerian Luar Negeri Pakistan dan pihak pemerintah Kabul belum merilis pernyataan resmi mengenai detail diskusi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses mediasi masih dalam tahap awal, namun telah memicu harapan untuk menyelesaikan konflik yang mengakibatkan ratusan korban sejak akhir Februari 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *