Key Strategy: BGN siap bertanggung jawab bagi korban keracunan MBG di Jaktim

BGN Siap Bertanggung Jawab atas Korban Keracunan dari Program MBG di Jaktim

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan siap memberikan pertanggungjawaban bagi siswa dan guru yang diduga mengalami keracunan akibat makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Jakarta Timur. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat berkunjung ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Sabtu. Menurutnya, BGN akan menangani kasus yang tidak tertutupi oleh BPJS Kesehatan.

“Yang tidak ter-cover oleh BPJS Kesehatan, BGN menyatakan akan bertanggung jawab untuk itu,” ujar Pramono Anung.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait makanan MBG. Selain itu, mereka berharap semua pihak terlibat dalam kasus ini dapat bertindak secara transparan. Pramono menegaskan bahwa proses pemulihan para korban berjalan stabil, dengan harapan dalam beberapa hari keadaan mereka akan kembali normal.

Keracunan terjadi pada Kamis (2/4) sekitar pukul 11.00 WIB, saat distribusi makanan dilakukan kepada peserta didik. Pada hari tersebut, menu yang diberikan berupa spaghetti, berbeda dengan biasanya yang berupa nasi. Hal ini disebutkan Pramono Anung, menyebabkan banyak siswa tertarik langsung mengonsumsinya di sekolah.

Penanganan cepat telah dilakukan melalui kerja sama antara BGN, Pemerintah DKI Jakarta, serta Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan beberapa rumah sakit. “Jadi, penanganan dan koordinasi yang cepat antara BGN, Pemerintah DKI Jakarta dan juga dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta beberapa rumah sakit yang tadi saya sebutkan,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *