Key Strategy: Tiga atlet panjat tebing Indonesia pastikan diri tampil di AG 2026

Tiga Atlet Panjat Tebing Indonesia Pastikan Dirinya Tampil di AG 2026

Jakarta – Dalam wawancara terbaru, Sholikhin, asisten pelatih tim panjat tebing Indonesia di bidang lead dan boulder, mengungkapkan bahwa tiga atlet bendera merah putih telah memastikan keikutsertaannya dalam ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada bulan September. Ketiga atlet tersebut adalah Tri Ramadani, Sukma Lintang Cahyani, serta Ravianto Ramadhan.

“Untuk kategori lead, telah ada dua atlet, masing-masing untuk laki-laki dan perempuan. Sementara itu, dalam kategori boulder, Ravianto Ramadhan (Anto) menjadi representasi pria,” jelas Sholikhin di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada hari Sabtu siang.

Ketiga atlet tersebut berhasil meraih tiket otomatis setelah menorehkan pencapaian di World Championship 2025 di Korea Selatan. Dengan prestasi tersebut, mereka tidak akan mengikuti World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di China, yang berlangsung 7-12 April. Ajang ini sebenarnya bertujuan mengkualifikasi para peserta untuk Asian Games 2026.

Sholikhin menambahkan, meski ada kemungkinan besar mereka bisa memperoleh medali di kompetisi di China, tim pelatih dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) telah sepakat untuk tidak mengirimkan ketiganya. Keputusan ini diambil agar mereka bisa fokus menjaga kondisi dan meningkatkan kinerja di beberapa kejuaraan internasional yang diadakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC).

Strategi untuk Memperkuat Kesiapan Atlet

Menurut Sholikhin, selain memastikan konsistensi performa, keputusan ini juga menjadi bagian dari strategi pelatih untuk mengoptimalkan persiapan atlet sebelum tampil di Asian Games 2026. Sementara itu, FPTI tetap akan mengirimkan tujuh atlet untuk kategori lead dan boulder, serta sembilan atlet di bidang speed, sehingga total jumlah peserta yang dibawa ke Meisan, China, mencapai 16 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *