Official Announcement: Negara Komunis “Obral” Amnesti Usai Ditekan AS, Ribuan Tahanan Bebas

Negara Komunis “Obral” Amnesti Usai Ditekan AS, Ribuan Tahanan Bebas

Pada Jumat (3/4/20266) kemarin, Kuba memulai pembebasan tahanan dari seluruh penjara. Langkah ini terjadi beberapa jam setelah pemerintah komunis mengumumkan amnesti besar-besaran yang sejalan dengan kampanye tekanan paling intens yang dilakukan AS dalam beberapa dekade.

Lebih dari 2.000 individu dijadwalkan dibebaskan sebagai bagian dari tindakan yang dinilai sebagai isyarat “kedaulatan dan kemanusiaan” oleh media pemerintah. Ini disebut sebagai amnesti terbesar dalam 10 tahun terakhir, yang mencakup pelanggaran berbagai jenis kejahatan umum.

“Amnesti ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperbaiki sistem peradilan,” kata salah satu anggota media.

Durasi pagi Jumat, sejumlah besar pria dan wanita terlihat meninggalkan penjara La Lima di Guanabacoa, di luar Havana. Laporan Reuters menyebutkan bahwa para tahanan yang diampuni terlibat dalam tindakan pencurian hingga penyuapan, tetapi tidak ada yang terkait dengan protes politik anti-pemerintah.

AS mengatakan bahwa mereka mengawasi apakah tahanan politik masuk dalam daftar yang dibebaskan. Namun, pemerintah Kuba tetap menegaskan bahwa keputusan ini diambil secara mandiri, tanpa tekanan dari luar.

Kuba berulang kali menyangkal bahwa mereka mempertahankan tahanan politik. Otoritas mengklaim bahwa semua yang dipenjara selama aksi protes dinyatakan bersalah atas pelanggaran hukum seperti gangguan ketertiban umum, melawan penangkapan, perampokan, dan vandalisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *