Latest Program: Menteri LH Sebut 40 Persen Sampah Daratan Masih Berakhir di Laut

Menteri Lingkungan Hidup: 40 Persen Sampah Daratan Masih Sampai ke Laut

Dalam wawancara di Makassar, Sulawesi Selatan, Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Hanif Faisol Nurofiq mengakui bahwa sampah di lautan masih menjadi tantangan besar. Ia menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat karena masalah ini belum sepenuhnya teratasi. “Sampah laut ini memang berasal dari sampah darat, dan saya mohon maaf serta mohon ampun karena tugas menteri ini belum tuntas,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Sumber Sampah Laut dari Daratan

Menurut Hanif, sebagian besar sampah yang menghiasi lautan berasal dari sumber daratan. “Sampah darat kita hanya sekitar 25 persen yang dikelola secara nasional, dan 60 persen masuk ke Tempat Pemrosesan sampah (TPA). Karena itu, ada 40 persen sampah yang masih terbuang di lapangan dan akhirnya terbawa aliran air ke laut,” terangnya.

“Kalau sudah di laut, urusannya jadi mahal ga karu-karuan,” kata Hanif.

Pengelolaan di Wilayah Terdampak

Pemerintah telah menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi masalah ini, terutama di daerah yang paling rentan seperti Bali. Di sana, sampah laut sering berkumpul akibat pusaran arus, terutama selama musim September hingga Februari. “Sampah laut di Bali sudah mulai berkumpul sejak bulan September dan mencapai puncak di Februari,” jelasnya.

Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, pemerintah mengerahkan TNI dan Polri serta membentuk Tim Nasional khusus. “Kami sudah siaga di titik-titik rawan, tapi luas wilayah laut Indonesia memerlukan dukungan serius dari para gubernur,” tambah Hanif.

Target Penyelesaian Tahun 2029

Menurut Hanif, penyelesaian masalah sampah darat diharapkan tercapai pada 2029 sesuai arahan Presiden. Namun, saat ini hanya 25 persen yang tercapai, sehingga masih ada 75 persen yang harus diperbaiki. “Ini menjadi PR kita yang belum selesai, karena akar masalahnya ada di darat,” katanya.

Menurutnya, perbaikan pengelolaan sampah di darat menjadi prioritas utama untuk mengurangi dampak pencemaran di wilayah pesisir. “Kalau sampah darat tidak dikelola dengan baik, sampah laut akan sulit dikendalikan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *