Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon – Israel Tuding Roket Hizbullah

Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, Israel Tuding Roket Hizbullah

Jumat (3/4), tiga anggota pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) kembali menjadi korban ledakan di wilayah selatan Lebanon. Salah satu korban merupakan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). UNIFIL mengungkapkan bahwa tiga orang terluka, dua di antaranya mengalami cedera serius akibat serangan di area basis Hizbullah yang berbatasan dengan Israel.

Militer Israel (IDF) melalui juru bicaranya, seperti dilansir Times of Israel, menuduh ledakan yang mengenai tentara UNIFIL terjadi karena roket yang diluncurkan oleh kelompok Hizbullah. “Pemeriksaan lintasan peluncuran secara jelas menunjukkan bahwa tembakan tersebut dilakukan oleh organisasi teror Hizbullah,” demikian pernyataan IDF yang dikutip, Sabtu (4/4).

“[Jumat] Sore ini, sebuah ledakan di posisi pasukan penjaga perdamaian PBB melukai tiga prajurit, dua di antaranya mengalami luka berat,” ujar Kandice Ardiel, juru bicara UNIFIL.

Sebelumnya, National Information Officer Pusat Informasi PBB (UNIC) di Indonesia, Siska Widyawati, mengonfirmasi bahwa korban serangan pada Jumat lalu adalah prajurit TNI. “Iya betul, pasukan UNIFIL yang terluka merupakan WNI,” katanya saat diwawancara CNNIndonesia.com, Sabtu pagi.

Menurut IDF, kelompok Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Gaza, Palestina, dianggap sebagai organisasi teror yang terus dikejar militer Zionis. Dalam peta kawasan El Adeisse yang diterbitkan, mereka menampilkan grafis perlintasan diduga roket yang mereka tuduh diluncurkan Hizbullah ke pangkalan UNIFIL.

Dalam rangkaian serangan ini, insiden merupakan yang ketiga yang menimpa pasukan UNIFIL di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di wilayah selatan Lebanon. Sebelumnya, tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL juga gugur dalam dua serangan berbeda dalam kurun waktu 24 jam. Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan tewas dalam serangan tersebut.

Sejauh ini, penyebab ledakan masih belum diketahui secara pasti. “Kami belum tahu sumber ledakannya,” kata Ardiel. Dengan kondisi korban dalam keadaan stabil, pihak-pihak terkait terus mengejar klarifikasi lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *