Special Plan: Mendes Ingatkan Mitra Dapur MBG Tak Main-main dengan Aturan yang Ada
Mendes Ingatkan Mitra Dapur MBG Tak Main-main dengan Aturan yang Ada
Kunjungan dan Penegakan Aturan MBG
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menegaskan bahwa mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dikenai sanksi jika melanggar ketentuan. Pemerintah pusat berkomitmen untuk memastikan standar operasional dipenuhi, termasuk mengurangi kualitas makanan, mark-up anggaran yang tidak sesuai, atau tindakan yang tidak mematuhi prosedur.
Pada kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (3/4), Yandri menyampaikan bahwa program ini merupakan kebijakan nasional yang perlu dijaga konsistensinya. Ia menekankan bahwa pengelola tidak boleh mengabaikan keamanan pangan atau menurunkan kualitas yang diharapkan pemerintah.
“Sekarang, program strategis Bapak Presiden Prabowo tidak boleh lagi dianggap remeh. Mitra dapur harus konsisten dengan aturan yang sudah ditetapkan, karena ini berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Yandri menyebutkan bahwa sejumlah SPPG masih dalam status sementara (suspend) karena belum memenuhi syarat teknis. Hal ini menjadi langkah implementasi dari instruksi Presiden Prabowo agar program MBG tidak hanya menjangkau luas, tetapi juga memenuhi standar kualitas.
Liga Desa: Mendukung Ekonomi Desa
Dalam kunjungan ke Padang Pariaman, Yandri juga meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sedang dibangun. Ia menilai pengembangan koperasi ini menjadi strategi utama untuk memperkuat ekonomi rakyat dan melindungi usaha kecil dari praktik perdagangan tidak sehat.
Program MBG memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Yandri menjelaskan bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk menutup ratusan dapur yang tidak memenuhi persyaratan, karena jangkauan program harus diimbangi kualitas.
“Lebih dua ribu dapur SPPG telah dibanned atau suspend. Ini bukan sekadar tindakan administratif, tetapi upaya serius untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi secara optimal,” tambah mantan anggota DPR RI.
Selain itu, Yandri meluncurkan kick-off Liga Desa di Lapangan Desa Sirambang. Ia berharap liga tersebut dapat menghasilkan bakat sepak bola dari desa-desa, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pemain lokal. Program ini juga diharapkan mendorong pengembangan ekonomi desa dan mempererat hubungan antar komunitas.