Latest Program: KSAD Minta Keluarga Prajurit di Lebanon Tak Risau Usai 3 TNI Gugur

KSAD Pastikan Keluarga Prajurit TNI di Lebanon Tetap Tenang

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memberikan pesan kepada keluarga prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas perdamaian di Lebanon. Ia meminta mereka untuk tidak terlalu khawatir setelah tiga anggota TNI gugur dalam dua kejadian berbeda. Maruli menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri pemakaman jenazah para prajurit di Bandara Soekarno-Hatta, pada hari Sabtu (4/4) malam.

“Tidak perlu cemas. Mereka memang sudah siap menghadapi situasi yang terjadi. Meski setiap tugas pasti ada risiko, yang terpenting adalah doa dan dukungan dari keluarga,” ujar Maruli.

Maruli menegaskan bahwa TNI merasa kehilangan akibat kepergian tiga prajurit tersebut. Ia menyebut mereka adalah pilihan terbaik untuk menjalankan misi di Lebanon. “Semoga tindak lanjut dari kejadian ini sudah direncanakan dengan matang oleh Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, serta pihak negara,” tambahnya.

Dalam dua hari terakhir, tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) meninggal. Insiden pertama terjadi pada Minggu (29/3) di desa Adchit Al Qusayr, ketika Praka Farizal Rhomadhon tewas akibat ledakan proyektil. Di hari berikutnya, Senin (30/3), dua prajurit lain, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur karena ledakan dari sumber yang belum teridentifikasi.

Masih ada laporan terkait prajurit TNI yang terluka akibat insiden di Lebanon. Maruli mengungkapkan bahwa informasi mengenai kondisi mereka belum lengkap. “Ada beberapa korban yang sedang dirawat di rumah sakit, termasuk dua orang dari Angkatan Darat, tetapi detailnya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *