Topics Covered: KSAD Maruli Simanjuntak Terima Laporan Prajurit TNI di Lebanon Kembali Terluka, Tekankan Jaminan Keselamatan Misi Perdamaian

KSAD Maruli Simanjuntak Terima Laporan Prajurit TNI di Lebanon Kembali Terluka, Tekankan Jaminan Keselamatan Misi Perdamaian

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI, Jenderal Maruli Simanjuntak, menyampaikan perhatian terhadap kejadian terbaru yang menimpa anggota TNI di Lebanon. Sejumlah prajurit dilaporkan mengalami cedera dan sedang menjalani perawatan medis. Insiden ini menambah risiko yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia di wilayah konflik tersebut.

Dalam penerimaan laporan terbaru, Maruli menekankan pentingnya memastikan keselamatan prajurit yang bertugas. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap keluarga anggota TNI yang terluka. Sementara itu, kejadian sebelumnya yang menyebabkan tiga prajurit TNI gugur masih dalam investigasi.

Koordinasi terus berjalan intensif antara TNI AD dan Markas Besar TNI. Komunikasi langsung dengan satuan di luar negeri diatur oleh Mabes TNI, sehingga data terkini bisa segera disampaikan. Maruli memastikan prosedur operasional standar (SOP) ketat telah diterapkan oleh prajurit di Lebanon.

“Tidak usah risau sebetulnya, mereka juga sebetulnya yang tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apa pun juga semua pasti ada risikonya di tengah-tengah kejadian tersebut. Yang penting doakan saja semua bisa berjalan dengan baik,” ujar Maruli.

Menurut informasi yang diterima, kondisi prajurit yang terluka masih dalam pemantauan. Rincian kronologi dan tingkat keparahan cedera sedang dikumpulkan oleh pihak berwenang. Pemerintah Indonesia telah mengajukan permintaan untuk rapat luar biasa di Dewan Keamanan PBB guna membahas serangan terhadap pasukan UNIFIL.

Sebelumnya, tiga prajurit TNI, yaitu Mayor Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Serka Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Farizal Rhomadhon, gugur dalam insiden serupa. Maruli mengatakan investigasi telah dimulai untuk memperjelas penyebab serangan. Permintaan Indonesia disetujui oleh Prancis, yang memegang wewenang Lebanon di PBB.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengecam tindakan serangan terhadap personel dan fasilitas PBB. Ia meminta transparansi dari PBB dalam mengusut insiden tersebut. Sementara itu, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mengingatkan perlunya penjelasan jelas dari badan internasional terkait peristiwa yang menewaskan tiga prajurit TNI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *