Special Plan: Keluarga Matangkan Persiapan Penyambutan Jenazah Mayor Zulmi di Cimahi
Keluarga Mayor Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi Siapkan Prosesi Penghormatan
Keluarga almarhum Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat, tengah melakukan penyesuaian terakhir untuk menyambut jenazah sang anggota TNI. Proses ini mencakup pengaturan ruang dalam rumah dan rencana kehadiran tamu, yang akan berlangsung pada Sabtu malam. Persiapan dilakukan secara intens sejak pagi hari, melibatkan seluruh anggota keluarga dalam mengumpulkan kebutuhan dan menata tempat-tempat khusus.
Rumah duka telah disiapkan dengan rapi, termasuk kursi di teras yang ditata untuk menerima penghormatan dari para pelayat. Area sekitar juga dibersihkan secara menyeluruh agar suasana tetap tenang dan layak. Risman Efendi, perwakilan keluarga, menyatakan bahwa prioritas utama adalah memastikan prosesi persemayaman dan pemakaman berjalan lancar. “Kami berusaha menciptakan atmosfer yang khidmat bagi almarhum,” ujarnya.
Persiapan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran seluruh prosesi persemayaman dan pemakaman yang akan dilangsungkan dengan khidmat.
Jenazah diperkirakan tiba di rumah duka sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 WIB setelah diangkut dari Bandara Soekarno-Hatta. Selanjutnya, almarhum akan disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer pada Minggu (5/4) pagi di Taman Makam Pahlawan Cikutra. Acara ini sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa-jasa Mayor Zulmi kepada negara.
Keluarga juga aktif mengkoordinasikan rute pengangkutan jenazah dari Bandara Husein Sastranegara ke Cimahi. Mereka berupaya menghindari hambatan lalu lintas dan menjaga keamanan selama perjalanan. Sebagian anggota keluarga inti sudah berangkat ke Jakarta sejak pagi untuk menjemput almarhum dan memastikan semua administrasi pemulangan terpenuhi.
Dalam persiapan tersebut, seluruh detail kecil diperhatikan demi keberhasilan acara. Dekorasi sederhana di ruang tamu digunakan sebagai tempat persemayaman, sementara kursi-kursi disiapkan untuk para penghormat. Prosesi ini menjadi bagian dari upaya keluarga dan institusi militer untuk memberikan penghormatan terakhir yang layak.
Sebelumnya, jenazah Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz juga disambut dengan upacara militer di rumah duka, menunjukkan bahwa penghormatan kepada pahlawan dilakukan secara serius. Misi tersebut berlanjut dengan pemakaman militer di tanah air, sebagai bentuk kehormatan kepada para veteran yang berjasa.