Solving Problems: Momen Mengharukan, Peluk Cium Presiden Prabowo buat Anak Balita Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Momen Mengharukan: Presiden Prabowo Subianto Menghormati Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Pada hari Sabtu (4/4), tiga prajurit TNI yang menjadi bagian dari misi perdamaian di Lebanon akhirnya kembali ke tanah air. Mereka disemayamkan di ruang VIP Bandara Soekarno Hatta, Banten, dalam suasana yang penuh duka. Presiden Prabowo Subianto hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para pahlawan tersebut.
Keluarga Prajurit Terima Penghargaan dan Santunan
Penghormatan tak hanya ditujukan kepada para jenazah, tetapi juga kepada keluarga mereka. Prabowo menghampiri para ahli waris yang duduk lemas di depan peti jenazah. Di antara mereka, ia spontan menyium kepala anak balita dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan, seorang prajurit yang meninggal dunia pada Minggu (29/3) waktu setempat.
“Ketiga prajurit yang gugur mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta, serta penghargaan Medal Dag Hammarskjold,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu (1/4).
Dalam rangkaian upacara tersebut, keluarga prajurit diberikan santunan dan hak-hak tambahan. Total kompensasi yang diterima mencapai miliaran rupiah, termasuk beasiswa pendidikan untuk anak-anak yang kehilangan ayah atau ibu. Santunan yang diberikan kepada Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ikhwan, dan Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon masing-masing bernilai Rp1.894.688.236, Rp1.846.309.049, serta Rp1.854.075.205.
Proses pemulangan jenazah dilakukan dengan ketat. Kepolisian Bandara Soekarno Hatta mengirim 90 personel gabungan untuk menjaga kelancaran dan keamanan acara. Pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 membawa jenazah dari Istanbul, Turki, ke Terminal 3 Domestik sekitar pukul 18.24 WIB.
Penghormatan yang Memperlihatkan Empati
Pukul 18.50 WIB, Prabowo tiba di lokasi. Ia langsung menghampiri keluarga para prajurit yang menangis, memberikan penghormatan dan dukungan moral. Momen mengharukan terjadi saat ia memegang kepala balita yang merupakan cucu Serka Muhammad Nur Ikhwan. Prabowo juga menyapa anak laki-laki dari prajurit lainnya, menunjukkan perhatian yang tulus.
“Keluarga juga menerima gaji terusan selama 12 bulan, terdiri dari gaji pokok, ULP, tunjangan jabatan, serta pensiun janda setelah masa gaji terusan berakhir,” jelas Panglima TNI.
Keluarga tiga prajurit tersebut akan mendapatkan penghargaan dan kompensasi yang layak. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka cita atas kepergian para prajurit, menegaskan pentingnya peran mereka dalam misi internasional. Sementara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengapresiasi kepemimpinan Prabowo dalam menghadapi isu global.
Prabowo menyatakan bahwa layanan cepat dan penyelamatan warga harus menjadi prioritas utama. Ia berharap penghargaan kepada para prajurit yang gugur dapat memberikan kebanggaan dan pengakuan atas dedikasi mereka dalam menjaga perdamaian di Lebanon.