Important Visit: Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Beberapa Orang Terluka

Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Beberapa Orang Terluka

Serangan rudal Iran terjadi di Tel Aviv dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah korban cedera. Layanan darurat Israel mengatakan lima orang yang terluka telah diterima perawatan.

Dilansir pada hari Minggu (5 April 2026), militer Israel menyatakan delapan gelombang rudal dari Iran diluncurkan ke wilayah tersebut sejak tengah malam. Selain itu, rudal dari Yaman juga terdeteksi, menjadi serangan kelima dari sumber itu ke Israel.

Dalam laporan terpisah, tim darurat Magen David Adom mengungkapkan seorang pria berusia 45 tahun menerima perawatan akibat cedera ringan di kota Bnei Brak. Pria tersebut dibawa ke rumah sakit setelah terkena pecahan kaca.

Beberapa jam kemudian, penyelamat mengklaim telah merawat tiga korban tambahan. Dua pria dalam usia 20-an menderita luka akibat pecahan kaca, sementara satu orang mengalami cedera dari ledakan.

Layanan darurat juga melaporkan seorang pria berusia 52 tahun dengan luka ringan akibat gelombang ledakan dipindahkan ke rumah sakit di Ramat Gan, wilayah tengah Israel.

“Semua ini akibat pecahan peluru,” kata Joy Frankel, seorang pekerja sosial, saat berbicara di dekat lokasi yang terkena dampak.

Foto AFP menunjukkan kerusakan parah pada satu rumah di area Ramat Gan, di mana lantai atas hancur total. Interior bangunan terlihat porak-poranda, termasuk rak buku yang remuk dan sepeda statis terjatuh di antara puing-puing.

Jejak tumbukan juga terlihat di dinding, sementara rumah lain di dekatnya mengalami kerusakan sebagian, dinding luar terkelupas.

Menurut media lokal, termasuk The Times of Israel, sebuah rudal cluster munition yang diluncurkan dari Iran mendarat di dekat pangkalan militer Kirya di Tel Aviv, dekat kementerian pertahanan. Serangan tersebut terjadi pada hari Sabtu pagi.

Polisi menambahkan bahwa puing-puing rudal juga jatuh di Yerusalem timur, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Militer mengungkapkan sistem pertahanan udara berhasil menembak jatuh beberapa rudal dari Iran, setiap kali mengumumkan proyektil yang datang.

Dalam pernyataan terpisah, militer menyebutkan sebuah roket ditembakkan dari Lebanon, namun peluncuran tidak terdeteksi karena gangguan pada sistem peringatan. Roket itu mendarat di area terbuka dan tidak menimbulkan korban.

Kelompok militan Hizbullah dari Lebanon telah meluncurkan roket ke arah Israel utara secara rutin sejak perang dimulai pada 2 Maret.

Sejak 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan bersama terhadap Iran. Tindakan ini memicu Republik Islam untuk membalas dengan serangan rudal harian yang menargetkan Israel serta negara-negara tetangga di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *