What Happened During: Bikin Resah Warga, Baliho ‘Aku Harus Mati’ Diturunkan Satpol PP DKI
Bikin Resah Warga, Baliho ‘Aku Harus Mati’ Diturunkan Satpol PP DKI
Penyebab kegundahan warga Jakarta adalah papan reklame yang menampilkan pesan “Aku Harus Mati”. Papan baliho tersebut kini ditarik oleh Satpol PP DKI setelah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Dikutip dari laporan detikcom, Minggu (5/4/2026), satu dari beberapa bilboard berisi iklan film tersebut menyebabkan keluhan masyarakat. Latar belakang gambar makhluk biru dengan mata merah menjadi alasan utama warga tidak nyaman.
“Sudah, sudah, iya. Kita sudah berkoordinasi dengan biro reklamenya untuk segera menurunkan. Betul, betul (yang menurunkan bilboard pihak biro),” kata Satriadi Gunawan, Kasatpol PP DKI Jakarta, saat dihubungi pada hari yang sama.
Hingga saat ini, Satpol PP telah menurunkan tiga papan reklame terkait. Satu di antaranya dilepas pada hari sebelumnya, Sabtu (4/4), sementara dua lainnya ditarik hari ini, Minggu (5/4).
Pertimbangan utama dalam penurunan iklan tersebut adalah untuk menghindari gangguan terhadap arus lalu lintas. Lokasi papan reklame yang ditarik meliputi area Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
“Total ada tiga lokasi yang sudah kami tertibkan, yaitu dua berupa banner dan satu videotron. Pemprov DKI akan terus memantau dan menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat,” tambah Yustinus Prastowo, Staf Khusus Gubernur DKI.
Yustinus juga menegaskan bahwa ruang publik harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif. Ia menekankan pentingnya memperhatikan dampak psikologis dari materi iklan yang ditampilkan di kawasan umum.