Menlu Araghchi: Dampak serangan di PLTN Bushehr akan hancurkan Arab

Menlu Araghchi: Radiasi dari Serangan PLTN Bushehr Ancam Kehidupan di Kota-Kota Teluk Persia

Dari Teheran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa efek radiasi dari serangan terhadap PLTN Bushehr akan membahayakan wilayah kota-kota utama negara-negara Teluk Persia, bukan Teheran itu sendiri. Pernyataan ini diungkapkan pada hari Sabtu (4/4), setelah Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengumumkan bahwa lokasi PLTN Bushehr telah diserang oleh Amerika Serikat dan Israel, yang menyebabkan kematian satu orang pekerja.

“Ingatlah ketegangan Barat terhadap perang yang terjadi di dekat PLTN Zaporizhzhia di Ukraina? Israel dan AS telah melakukan serangan terhadap PLTN Bushehr kami empat kali. Radiasi yang dihasilkan akan merusak kehidupan di kota-kota pusat negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC), bukan di Teheran,” tulis Araghchi di platform X.

Pada 17, 24, dan 27 Maret, tiga serangan dilaporkan mengenai PLTN Bushehr. Selain itu, Iran juga mencatat adanya dua serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz pada 1 dan 21 Maret, serta serangan terhadap pabrik air berat di Khondab dan pabrik produksi konsentrat uranium di Ardakan pada 27 Maret. Pihak Iran menuding bahwa Amerika Serikat dan Israel terlibat dalam serangan-serangan tersebut.

Pada akhir Februari lalu, AS dan Israel meluncurkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk wilayah Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di antara warga sipil. Sebagai balasan, Iran melakukan serangan terhadap area Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *