Important News: Mentan Klaim RI Sudah Produksi Mobil Etanol dan Ekspor ke Brasil

Indonesia Mulai Terobosan dalam Produksi Kendaraan Etanol dan Ekspor ke Brasil

Dalam situasi geopolitik yang semakin memanas, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia kini memasuki fase baru dalam pengembangan energi berbasis biofuel. Ia mengungkapkan bahwa negara ini telah mampu memproduksi kendaraan yang menggunakan bahan bakar etanol, dan bahkan produk tersebut sudah dikirimkan ke pasar internasional. Penyataan ini disampaikan saat Amran berada di Gudang Bulog Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Minggu (5/4/2026).

Kendaraan berbahan bakar etanol saat ini telah diproduksi di Indonesia oleh Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing. Mobil-mobil tersebut menggunakan campuran E20, yakni 20 persen etanol, dan telah diekspor ke Brasil dengan standar bahan bakar yang lebih tinggi, yaitu E27. “Sekarang mobilnya sudah ada di Indonesia. PT Toyota menghasilkan kendaraan untuk E20. Di ekspor ke Brasil, E27. Tinggal dipakai. Kita tinggal giling. Ini etanol kita, ubi kita, jagung kita, langsung masukkan,” ujarnya.

“Dengan geopolitik memanas, Insya Allah kita akan percepat penggunaan etanol 20% (E20),” kata Amran.

Amran menekankan bahwa langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kemandirian energi dan pangan secara bersamaan. “Jadi memang presiden kita visioner. Sudah menyiapkan infrastrukturnya,” tambahnya.

Ketegangan geopolitik global, menurut Amran, justru memberikan peluang besar bagi sektor pertanian Indonesia. Ia mencontohkan kenaikan harga komoditas seperti CPO dan kakao yang dirasakan langsung oleh para petani. “Tahu nggak? Petani menanyakan, ‘Kapan lagi ada konflik yang membuat harga naik?’ Nggak boleh itu. Nggak boleh konflik. ‘Ini harga bagus nih’. Harga kakao bagus. Harga CPO bagus,” ucapnya.

Menurut Amran, kondisi ini menunjukkan sektor pertanian nasional memiliki potensi tumbuh signifikan di tengah dinamika global. “Ini aku ditanya kalau ke lapangan oleh petani-petani,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *