Special Plan: Astra bakal bangun 1.000 unit rusun di lahan milik KAI

Astra bakal bangun 1.000 unit rusun di lahan milik KAI

PT Astra International Tbk (Astra International) berencana membangun 1.000 unit rumah susun (rusun) bagi warga berpenghasilan rendah (MBR) dan berpenghasilan tanggung (MBT). Proyek ini akan dilaksanakan di lahan yang dimiliki PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, khususnya di kawasan Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat.

Dalam sebuah konferensi pers di ibukota, Boy Kelana, Chief of Corporate Affairs Astra, mengungkapkan bahwa rusun tersebut dirancang sebagai hunian vertikal terpadu. Lokasi proyek berada di lahan seluas 0,65 hektare atau sekitar 6.500 meter persegi, saat ini digunakan sebagai area parkir dan griya karya KAI, tepatnya di Jalan Lada Dalam, Kecamatan Tamansari.

“Segera (dibangun) setelah konfirmasi lahannya negara sudah tersedia,” ujarnya.

Menurut Donny Oskaria, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, konstruksi rusun bisa dimulai tahun ini. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menambahkan bahwa proyek ini dirancang dalam skema pembiayaan CSR. Tanah tetap menjadi milik negara, sementara pembangunan dilakukan oleh pihak swasta, kemudian hasilnya dikembalikan kepada pemerintah.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan program prioritas pembangunan 3 juta rumah. Tujuannya adalah untuk mengatasi backlog perumahan nasional. Rusun nantinya akan diutamakan bagi MBR dan MBT.

Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menilai lokasi proyek memiliki potensi baik untuk pengembangan permukiman. Kawasan dekat Stasiun Jakarta Kota diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pesat dalam 10 hingga 15 tahun mendatang. “Ya kalau secara komersial ini cukup lumayan bagus. Yang kedua adalah ini cukup jauh dari bantaran rel,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *