Meeting Results: Bappenas minta perguruan tinggi perluasan keterlibatan dalam SDGs
Bappenas minta perguruan tinggi perluasan keterlibatan dalam SDGs
Dalam pertemuan dengan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) S Martono dan seluruh elemen akademiknya di Jakarta, Selasa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy mengajak institusi pendidikan tinggi untuk meningkatkan partisipasinya dalam mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Menurutnya, kemitraan antara pemerintah dan akademisi adalah kunci dalam mempercepat keberhasilan SDGs.
Peran universitas dalam mendorong SDGs
“Dengan lingkungan kampus yang mengutamakan kebebasan berpikir, kami berharap muncul ide-ide baru dan inovasi yang dapat menjadi arah pembangunan nasional,” ucap Rachmat Pambudy.
Menurut Menteri Rachmat, peran perguruan tinggi dalam mendukung SDGs sangat penting, karena Bappenas bertindak sebagai Koordinator Pelaksana SDGs di Indonesia. Ia menekankan bahwa universitas harus terlibat lebih aktif dalam memperkuat kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencapai target pembangunan yang berkelanjutan.
Kerja sama antara Bappenas dan Unnes
Pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk membahas peluang kolaborasi antara Kementerian PPN/Bappenas dan Unnes. Pihak Bappenas yakin bahwa universitas konservasi ini memiliki potensi besar dalam mengembangkan strategi pengelolaan sumber daya alam, memperkuat nilai seni dan budaya, serta menghasilkan riset lintas disiplin yang relevan dengan isu-isu strategis pembangunan.
Penguatan ketahanan pangan
Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Rachmat Pambudy menyoroti pendekatan Food, Energy, Water Nexus sebagai cara untuk memastikan kebutuhan pangan terpenuhi secara berkelanjutan dan tahan banting. Metode ini diharapkan mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial dalam pengembangan sumber daya pangan nasional.
Pengembangan kewirausahaan berbasis SDGs
Selain itu, Menteri Rachmat juga menyoroti pentingnya mendorong kewirausahaan yang berorientasi SDGs. “Semakin kuat kewirausahaan suatu negara, semakin besar pula kemampuan negara tersebut dalam menggerakkan sumber daya dan mempercepat kemajuan,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini akan memperkuat peran sektor usaha dalam mendorong pembangunan nasional.