Topics Covered: Iran sebut belum ada negosiasi dengan AS, terbatas pada mediator

Iran Tegaskan belum Ada Negosiasi Langsung dengan AS, Hanya Melalui Mediator

Dari Istanbul, Iran menyatakan bahwa sampai saat ini belum melakukan percakapan langsung dengan Amerika Serikat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa komunikasi yang terjadi hanyalah berupa pesan-pesan yang dikirim melalui pihak perantara.

“Sejauh ini, kami belum mengadakan perundingan langsung dengan Washington. Pesan-pesan yang telah dibahas adalah hasil dari upaya mediator yang menunjukkan niat AS untuk berdiskusi,” ujar Baqaei dalam pernyataan yang dirilis oleh Tasnim.

Ia juga mengkritik kredibilitas klaim diplomatik AS terkait usaha mengakhiri perang dengan Iran. Menurutnya, tidak semua pihak di Amerika Serikat memperhatikan serius pendekatan yang mereka lakukan. “Tujuan kami jelas, berbeda dengan pihak lain yang terus mengubah strateginya,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengungkapkan bahwa Islamabad bersedia menjadi tempat pertemuan antara AS dan Iran sebagai bagian dari upaya mediasi yang lebih luas. Negara Asia Selatan tersebut juga menyelenggarakan pertemuan empat menteri luar negeri sebagai bagian dari upaya itu.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa upaya mediasi melalui mediator seperti Pakistan, Turki, dan Mesir telah menunjukkan kemajuan. Ia menekankan bahwa kontak tidak langsung dengan Iran melalui utusan Pakistan bisa menghasilkan kesepakatan dalam waktu singkat.

Ketegangan antar-negara di wilayah tersebut meningkat setelah Israel dan AS melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga kini, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Dalam balasan, Iran menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk sebagai lokasi aset militer AS dengan serangan drone dan rudal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *