Special Plan: Astronot NASA Terbang ke Bulan, Nyaris Gagal Gegara Toilet Rusak

Astronot NASA Nyaris Gagal Misi Bulan Karena Masalah Toilet

Jakarta – Dalam misi Artemis II, empat astronot NASA sedang dalam perjalanan setengah jalan menuju bulan. Misi ini bertujuan mengorbit benda langit tersebut, menciptakan rekor baru untuk manusia dengan jarak tempuh lebih dari 252.000 mil (400.000 kilometer) sebelum kembali ke Bumi. Namun, masalah teknis muncul yang hampir menggagalkan misi tersebut.

Sebuah toilet di kapsul Orion mengalami gangguan setelah lepas landas pada Rabu. Karena kegagalan ini, tiga astronot Amerika dan satu astronot Kanada terpaksa memakai kantong pengumpul urin sementara perbaikan dilakukan. Meski masih bisa digunakan untuk buang air besar, masalah kecil ini memicu kekhawatiran.

“Bumi cukup kecil, dan bulan jelas semakin besar,” kata pilot Victor Glover.

Menurut Debbie Korth, wakil manajer program Orion NASA, masalah bau yang berasal dari kamar mandi juga dilaporkan. Bau tersebut menyumbat ruang lantai kapsul, disertai pintu dan tirai untuk privasi. “Toilet dan kamar mandi luar angkasa adalah sesuatu yang benar-benar dapat dipahami oleh semua orang… itu selalu menjadi tantangan,” katanya.

Keluhan tentang toilet luar angkasa bukan hal baru. Sebelumnya, versi toilet Artemis II sudah diuji di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Para ahli mengira penyebab kerusakan kemungkinan besar es yang menghambat saluran pembuangan. John Honeycutt, ketua tim manajemen misi, menegaskan bahwa toilet saat ini dalam kondisi layak, tetapi ingin fungsinya sempurna.

Misi Artemis II akan menjadi kru pertama yang menuju bulan dalam lebih dari 53 tahun. Mereka akan mengorbit benda langit tersebut, memperpanjang penjelajahan ke ruang angkasa yang belum pernah dilakukan oleh para astronot Apollo. Rekor jarak terjauh sebelumnya dipegang oleh Apollo 13.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *