Anwar Ibrahim cerita tentang kapal Malaysia boleh lalui Selat Hormuz

Anwar Ibrahim Menceritakan Kesuksesan Diplomasi Malaysia-Iran

Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dalam sambutan di acara yang dihadiri masyarakat Malaysia di Johor Bahru, menjelaskan hubungan baik antara negaranya dengan Iran. Ia menyebutkan bahwa percakapan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian beberapa waktu lalu membawa hasil positif, yakni izin untuk melewati Selat Hormuz bagi kapal tanker minyak Malaysia.

“Baru sekarang masyarakat menyadari hubungan yang baik antara kita dengan Iran. Saya rasa ini menjadi langkah penting,” ujar Anwar.

Dalam cerita tersebut, Anwar menyebutkan bahwa dahulu ada pihak yang menentang sikapnya yang dekat dengan Iran. Mereka mengkritik karena khawatir Malaysia tidak menjaga hubungan dengan Amerika Serikat.

“Mereka bilang, ‘Amerika akan menekan kita. Mereka akan menggunakan kekuatan. Kita adalah negara kecil. Kita berdagang dengan Amerika, tapi kamu justru baik dengan Iran,’ kata Anwar.”

Saat melakukan panggilan telepon dengan Presiden Iran, Anwar mengungkapkan bahwa sebelumnya kapal tanker Malaysia masih terjebak di Selat Hormuz. Presiden Iran langsung merespons dengan menjamin keamanan bagi kapal-kapal tersebut.

“Saya telepon sekali saja, lalu bilang kapal kami masih ada tujuh yang tertahan. Dia menjawab, ‘ya, oke’. Lalu saya meminta bantuan, dan dia langsung setuju, ‘oke Anwar, saya akan perintahkan segera kapal-kapal Malaysia dilepaskan,’ kata Anwar.”

Setelah kesepakatan tercapai, Anwar mengatakan bahwa sejumlah pihak oposisi mengeluarkan skeptisisme. Mereka mengkhawatirkan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) tetap tinggi meskipun kapal Malaysia bisa melintasi Selat Hormuz.

“Ya, memang biaya kapal dan asuransi meningkat. Tapi setidaknya ada minyak. Negara lain sampai membatasi pasokan BBM, sementara kita bisa terus mendapatkan pasokan,” tegas Anwar.”

Anwar menegaskan bahwa pemerintahannya telah berhasil memperoleh jaminan dari Iran. Ia juga menyoroti bahwa langkah ini tidak hanya berkat dirinya, tetapi juga karena prinsip dan kebijakan kabinet saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *