Solution For: Perayaan Paskah 2026 Aman dan Tertib, Tokoh Agama Apresiasi Polda Sumsel

Perayaan Paskah 2026 di Sumsel Berjalan Lancar, Tokoh Agama Puji Kehadiran Polri dan TNI

Pelaksanaan ibadah Paskah tahun 2026 di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) berlangsung aman dan teratur. Sejumlah tokoh agama dari kalangan Kristen dan Katolik memberikan apresiasi atas upaya kepolisian dan TNI dalam memastikan suasana perayaan tetap kondusif.

Kolaborasi Keamanan Memberikan Ketenangan

Dalam keterangan yang diterima detikcom, Romo Hyginus Gono Pratowo, yang mewakili umat Katolik di Paroki Santo Yoseph Palembang, mengatakan bahwa kerja sama dari aparat keamanan membuat ibadah berjalan nyaman sejak awal pekan suci.

“Saya atas nama seluruh umat Katolik Paroki Santo Yoseph Palembang mengucapkan terima kasih yang tulus atas dukungan luar biasa dari Polri dan TNI. Kehadiran mereka membuat semua rangkaian ibadah, mulai dari Minggu Palma hingga hari Paskah, berjalan lancar dan penuh konsentrasi,” ujarnya.

Selain itu, Gembala Sidang GKII Kota Lahat, Yudeta Agus Rianto, juga menyampaikan pujian terhadap kesiapsiagaan petugas kepolisian setempat. Menurutnya, pengamanan yang diberikan memastikan kegiatan ibadah bisa berlangsung tanpa hambatan.

“Terima kasih atas pengamanan yang terpadu dan sigap. Ini memungkinkan umat kami merayakan kebangkitan Yesus tanpa rasa cemas,” tambahnya.

Keberhasilan Pengamanan di Berbagai Wilayah

Di Kabupaten OKU Selatan, Pendeta Dini Memahani menyatakan kebahagiaan karena jemaat dapat merayakan hari raya tanpa kekhawatiran. Ia menekankan peran penting pengamanan yang diberikan kepada umat.

“Kehadiran pasukan pengamanan membuat seluruh rangkaian ibadah bisa dilaksanakan dengan rasa aman dan nyaman,” tuturnya.

Di Muara Enim, Pendeta Hezekiel Utagalum dari GPdI Muara Enim mengapresiasi upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban. Ia menegaskan bahwa semua lokasi ibadah, termasuk fasilitas umum, berjalan lancar.

“Pengamanan yang diberikan memastikan umat kami merasakan suasana yang sangat kondusif. Ini merupakan bentuk pengabdian yang membanggakan,” ujarnya.

Menyusul hal itu, Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho bersama sejumlah pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melakukan inspeksi langsung di Gereja Santo Yoseph. Tindakan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.

Sebagai dukungan, Polda Sumsel menurunkan 2.671 personel gabungan untuk menjaga keamanan selama perayaan. Pasukan ini terdiri dari 2.425 anggota Polri dan 246 personel TNI, yang ditempatkan di 404 titik gereja di seluruh kabupaten/kota Sumsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *