Meeting Results: PSMS Medan Imbang 2-2 Lawan Persikad Depok, Eko Purdjianto Kecewa Gagal Raih Poin Penuh

PSMS Medan Bermain Seri 2-2 Kontra Persikad Depok, Eko Purdjianto: Gagal Maximal Manfaatkan Kekuatan Tim

Pertandingan PSMS Medan melawan Persikad Depok di Liga 2 Pegadaian Championship berakhir dengan skor 2-2, membuat tim harus puas dengan hasil seri. Meski mampu mengimbangi lawan, pelatih Eko Purdjianto mengungkapkan kekecewaannya atas hasil ini, terutama karena Persikad Depok bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak pertama.

Hasil seri ini menjadi pengalaman berharga bagi PSMS Medan dalam perjalanan mereka di kompetisi Liga 2. Namun, Eko Purdjianto menilai tim seharusnya bisa meraih kemenangan, terlebih dengan jumlah pemain yang lebih banyak. Dominasi permainan tim tidak terubah menjadi keunggulan maksimal, karena kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

“Kami sangat kecewa. Bermain dengan 11 lawan 10 seharusnya bisa menang, tapi pemain sudah berusaha maksimal,” ujar Eko seusai pertandingan.

Coach Eko menyoroti strategi Persikad Depok yang bermain sangat dalam setelah menerima kartu merah. Ini membuat PSMS harus bekerja keras menciptakan peluang, tetapi seringkali terjebak dalam kesulitan. Kelengahan tim juga berujung pada kebobolan kedua, meski akhirnya berhasil menyamakan skor di menit akhir pertandingan.

Setelah hasil seri, PSMS Medan memutuskan tetap berada di Bogor untuk evaluasi intensif. Keputusan ini diambil agar persiapan menghadapi laga krusial berikutnya optimal. Sementara itu, pemain Rudiyana juga merasa tidak puas dengan hasil yang diperoleh.

“Kami kecewa. Mungkin kami terlalu terburu-buru untuk mencetak gol saat unggul jumlah pemain,” katanya.

Rudiyana menambahkan bahwa ketenangan dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain adalah faktor kunci yang perlu ditingkatkan. Sementara itu, Eko Purdjianto menekankan bahwa efektivitas serangan dan keseimbangan antara menyerang serta bertahan akan menjadi fokus perbaikan di sesi latihan.

PSMS Medan siap menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Pakansari pada Sabtu (11/4/2026) sebagai langkah untuk meraih poin penuh. Tim juga akan menghadapi PSPS Pekanbaru di Liga 2, meski tanpa beberapa pilar penting. Eko Purdjianto yakin bahwa perubahan strategi di pertandingan terakhir bisa memberikan dampak positif untuk laga berikutnya.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta dan Semen Padang juga mengalami kesulitan dalam memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah dan kesempatan di laga pekan ke-24 BRI Super League 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *