Key Discussion: Pemkot Singkawang Kembangkan Desa Wisata Agroeduwisata Singkawang, Dorong Ekonomi Lokal dan Edukasi
Pemkot Singkawang Kembangkan Desa Wisata Agroeduwisata Singkawang, Dorong Ekonomi Lokal dan Edukasi
Strategi Pemkot Singkawang dalam Pengembangan Wisata
Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah nyata untuk mengembangkan konsep desa wisata bernama Agroeduwisata Singkawang. Proyek ini fokus pada dua area strategis, yaitu kawasan Batu Belimbing dan Nyarumkop, dengan tujuan menggarap sektor pariwisata secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan dampak positif pada perekonomian masyarakat setempat.
“Kami ingin menghasilkan destinasi yang lebih dari sekadar tempat rekreasi. Konsep ini menggabungkan keindahan alam, budaya lokal, serta pengalaman belajar, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengunjung,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Dalam upaya ini, pemerintah daerah menekankan integrasi antara pertanian, pariwisata, dan pendidikan. Pemilihan lokasi Batu Belimbing dan Nyarumkop didasarkan pada potensi alam yang mendukung konsep agroeduwisata. Wilayah tersebut menjadi basis pengembangan yang konsisten dengan visi pemerintah untuk menarik wisatawan dengan minat beragam.
Dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan
Pengembangan desa wisata mendapatkan perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat. Dukungan ini sudah diumumkan dalam rencana strategis sebelumnya, menunjukkan kolaborasi lintas sektor. Wali Kota Singkawang mengatakan, kunjungan langsung ke lokasi pada Minggu (05/4) menjadi bagian penting untuk melihat kondisi lapangan secara langsung.
Pola Pengelolaan yang Berkelanjutan
Pemkot Singkawang menyiapkan konsolidasi terpadu dalam pengelolaan kawasan wisata. Proses ini mencakup peningkatan infrastruktur, pelatihan sumber daya manusia lokal, serta perumusan model manajemen yang efektif. Pemangku kepentingan diharapkan terlibat aktif untuk memastikan desa wisata beroperasi optimal dalam jangka panjang.
Agroeduwisata diharapkan menjadi ajang edukasi sekaligus pembangunan ekonomi. Wisatawan bisa terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, memahami proses produksi, dan menikmati hasil panen. Ini memberikan pengalaman unik yang memperkaya nilai wisata.
Dengan adanya desa wisata, masyarakat lokal diberi peluang baru, mulai dari pengembangan pertanian terstruktur hingga promosi produk ekonomi kreatif. Pemkot Singkawang optimis bahwa proyek ini akan mendorong diversifikasi destinasi, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat daya saing wilayahnya.