Important Visit: LRT Sumsel Angkut Lebih dari Sejuta Penumpang di Triwulan I 2026, Catat Peningkatan Signifikan
LRT Sumsel Catat Peningkatan Pasang Penumpang yang Mengesankan di Triwulan I 2026
Menurut PT KAI Divre III Palembang, sistem Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumsel mencatat kinerja luar biasa pada triwulan pertama 2026. Dalam periode tersebut, jumlah penumpang mencapai lebih dari satu juta, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Capaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi perkotaan modern. Selain itu, kenaikan penggunaan LRT Sumsel juga terbukti melalui penyesuaian layanan yang dilakukan perusahaan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Penyebab Peningkatan Penggunaan LRT
Kenaikan jumlah penumpang terutama dipengaruhi oleh berbagai momen libur, seperti akhir pekan, libur sekolah, dan masa angkutan Lebaran 2026. Aktivitas rutin seperti bekerja dan belajar tetap menjadi faktor, namun momentum khusus memberikan kontribusi besar.
“Kenaikan penumpang terjadi karena momen libur panjang akhir pekan, libur sekolah, serta periode Lebaran 2026 yang secara signifikan mendorong mobilitas masyarakat,” kata Aida Suryanti, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang.
Dalam masa Lebaran, LRT Sumsel menyesuaikan jadwal perjalanan hingga mencapai 102 kali sehari. Langkah ini bertujuan memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna selama arus balik.
Stasiun dengan Penumpang Terbanyak
Beberapa stasiun LRT Sumsel mencatat angka penumpang yang tinggi. Stasiun Asrama Haji menjadi yang teratas dengan 216.698 penumpang, diikuti Stasiun Ampera (181.584), Stasiun DJKA (148.364), Stasiun Bumi Sriwijaya (125.970), dan Stasiun Bandara (77.168).
Peningkatan ini juga berdampak positif pada kegiatan ekonomi warga, terutama di pusat kota Palembang. Area dekat Stasiun Ampera, yang berdekatan dengan pasar dan pusat aktivitas, menjadi contoh nyata.
Konsistensi peningkatan penggunaan LRT Sumsel selama lima tahun terakhir membuktikan bahwa moda transportasi ini telah menjadi pilihan utama masyarakat. Sejak 2022, jumlah penumpang naik dari 536.361 menjadi 1.009.737 pada 2025, sebelum mencapai rekor 1.084.242 di triwulan I 2026.
Komitmen PT KAI Divre III Palembang dan Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) terlihat jelas melalui pengembangan layanan yang lebih responsif. Ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mendukung Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) yang diinisiasi Pemerintah Kota Palembang.