Historic Moment: Lonjakan Penumpang Kereta Api di Daop Semarang Selama Libur Paskah, Capai Ratusan Ribu Orang
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Daop Semarang Selama Libur Paskah, Capai Ratusan Ribu Orang
Selama Libur Paskah 2026, Daop Semarang mengalami peningkatan tajam dalam jumlah penumpang kereta api. Periode 3 hingga 5 April 2026 mencatat total 139.477 orang yang bepergian melalui stasiun wilayah tersebut. Angka ini masih bisa bertambah karena adanya kecenderungan pembelian tiket di dekat waktu keberangkatan.
Kepadatan penumpang mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi ini. Lonjakan mobilitas tidak hanya memengaruhi sektor transportasi, tetapi juga memberikan dorongan positif bagi pariwisata lokal. Pertumbuhan pelanggan kereta api selama libur panjang diharapkan menjadi indikator pemulihan ekonomi di berbagai destinasi wisata.
“Tren positif ini menunjukkan ketertarikan masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai pilihan utama,” ujar Luqman Arif, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang.
PT KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan kapasitas memadai untuk melayani peningkatan penumpang. Sebanyak 33 perjalanan kereta api jarak jauh dioperasikan setiap hari, memenuhi kebutuhan transportasi. Pada hari Minggu, 5 April 2026, tingkat keterisian mencapai 84 persen dari total 56 ribu tiket yang tersedia.
Penumpang ekonomi menjadi pilihan utama, mencerminkan prioritas keterjangkauan biaya. Rute populer seperti KA Kedung Sepur, KA Ambarawa Ekspres, KA Kamandaka, KA Ciremai, dan KA Gunung Jati melayani wilayah utara Jawa Tengah serta sekitarnya. Pilihan beragam ini memungkinkan perjalanan yang sesuai kebutuhan berbagai kalangan.
“Kemungkinan peningkatan jumlah penumpang masih terbuka, terutama bagi calon pemudik yang membeli tiket mendekati jadwal keberangkatan,” tambah Luqman Arif.
Kereta api ekonomi juga mendukung konektivitas antar daerah dengan harga lebih terjangkau. Lonjakan penumpang selama libur ini memberikan dampak signifikan pada pariwisata, meningkatkan kunjungan ke berbagai destinasi di wilayah Utara Jawa Tengah. Manajer Humas mengharapkan dampak positif ini terus berlanjut untuk mengembangkan ekosistem wisata yang saling menguntungkan.
Selain Daop Semarang, PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat lebih dari 30 ribu penumpang yang berangkat dari ibu kota. Daop 8 Surabaya juga mencatat lonjakan signifikan dengan 47.225 penumpang pada H-4 Lebaran 2026, menunjukkan intensitas arus mudik yang tinggi. PT KAI Daop 4 Semarang telah melayani lebih dari 109 ribu pemudik sejak Masa Angkutan Mudik Lebaran dimulai, menggarisbawahi minat masyarakat terhadap moda transportasi ini.