Visit Agenda: Kisah Pembalap MotoGP Marc Marquez, Antara Ambisi Gelar Ke-10 dan Isu Pensiun yang Mengintai

Kisah Pembalap MotoGP Marc Marquez: Antara Ambisi Gelar Ke-10 dan Isu Pensiun yang Mengintai

RIO DE JANEIRO – Pembalap MotoGP, Marc Marquez, tengah menjadi sorotan atas kemungkinan pensiun setelah meraih gelar juara dunia kesepuluh di akhir musim 2026. Pernyataan mengejutkan dikeluarkan oleh Marco Melandri, legenda olahraga sepeda motor Italia, yang mengungkapkan bahwa ia tidak akan terkejut jika Marquez memutuskan untuk mengakhiri karier jika berhasil meraih titel tersebut.

Dalam musim 2026, Marquez tampil sebagai favorit utama setelah memenangkan gelar ketujuhnya di tahun sebelumnya. Prestasi ini pun bermakna spesial, karena menandai akhir dari penantian lima tahun setelah mengalami cedera lengan parah yang hampir meruntuhkan kariernya. Namun, awal musim ini berjalan kurang mulus bagi bintang Ducati tersebut. Dalam tiga seri pembuka, ia belum mencatatkan podium pada balapan utama.

Meskipun sukses meraih kemenangan dan podium di sesi Sprint, performa Ducati Marquez kembali diuji. Dalam balapan utama di hari Minggu, motor Aprilia terlihat lebih unggul satu langkah dari Ducati. Kondisi fisik Marquez juga menjadi perbincangan, terutama soal cedera bahu yang dideritanya di MotoGP Mandalika 2025. Andrea Dovizioso mengklaim cedera itu lebih serius dari yang terlihat, sementara Marquez sendiri mengakui situasi tersebut kritis saat berlaga di GP Amerika Serikat.

Pembalap Spanyol Ini Berusaha Pulih dari Cedera

Marco Melandri menilai usaha luar biasa Marquez untuk merebut kembali gelar juara pada tahun 2025 telah menguras banyak energi. “Menurut saya, upaya mental yang dibutuhkan untuk memenangkan kembali gelar juara telah memakan korban, karena dia memberikan lebih dari 110 persen pada tahun 2025,” kata Melandri dalam wawancara dengan GPOne, dikutip Senin (6/4/2026).

“Menurut saya, upaya mental yang diperlukan untuk memenangkan kembali gelar juara telah memakan korban, karena dia memberikan lebih dari 110 persen pada tahun 2025,” ujar Melandri saat diwawancarai GPOne, dikutip Senin (6/4/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *