Rekonstruksi Pembunuhan Cucu Mpok Nori Digelar – Adegan Nomor 21 Disebut Paling Krusial

Rekonstruksi Pembunuhan Dwintha Anggary Diadakan, Adegan Ke-21 Menjadi Titik Paling Penting

Proses Rekonstruksi Dilakukan di Polda Metro Jaya

Subdirektorat Reserse Mobile Polda Metro Jaya melangsungkan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Dwintha Anggary (DA), cucu komedian Betawi ternama Mpok Nori. Penyebab kematian korban diduga terkait mantan suaminya, Fuad, warga Irak. Rekonstruksi ini digelar pada Rabu, 1 April, di Polda Metro Jaya.

“Kami penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh saudara FTJ terhadap saudari DA di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur,” jelas Fechy J. Atupah, Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Minggu (5/4/2026).

Pelaksanaan rekonstruksi mencakup 45 adegan yang merekonstruksi kronologi kejadian mulai dari awal hingga akhir peristiwa pembunuhan. Tersangka Fuad secara langsung memerankan setiap adegan, mulai dari proses pengamatan hingga pertengkaran dengan korban. Proses tersebut berakhir dengan tindakan mematikan yang ditunjukkan dalam adegan terakhir.

Adegan Ke-21 Dianggap Menentukan

Penyidik menyoroti adegan ke-21 sebagai bagian paling krusial dalam rekonstruksi. Di sini, Fuad memperagakan aksi menyayat leher korban di dalam kamar kontrakan. Adegan ini dianggap menjadi poin utama untuk membandingkan kesesuaian antara pengakuan pelaku dan fakta di lapangan.

“Rekonstruksi sendiri terdiri dari 45 adegan, dengan bagian krusial berlangsung di adegan ke-21, yaitu saat pelaku menyayat leher korban,” ungkap Fechy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *