Militer Nigeria Bunuh 65 Bandit yang Culik Penduduk Desa
Militer Nigeria Bunuh 65 Bandit yang Culik Penduduk Desa
Operasi militer di negara bagian Zamfara, Nigeria, telah menewaskan lebih dari 60 anggota geng kriminal atau bandit yang dikaitkan dengan serangan penculikan besar-besaran. Kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa para bandit tersebut bertanggung jawab atas sejumlah besar kasus penculikan di wilayah tersebut.
Dilansir AFP, Senin (6/4/2026), operasi penindakan terhadap para bandit diadakan di negara bagian Zamfara, di mana polisi mengatakan serangan penculikan telah terjadi awal pekan ini.
Menurut laporan keamanan, serangan darat dan udara yang berlangsung selama tujuh jam telah mengakibatkan setidaknya 65 bandit tewas. Operasi ini disebut sebagai langkah besar dalam menangkal kejahatan terorganisir. Sebelumnya, geng bersenjata melakukan serangan terhadap enam desa di wilayah Bukkuyum pada Kamis malam, menyebabkan tujuh korban tewas dan 150 orang diculik, meski jumlah terakhir belum diumumkan secara pasti.
Sebuah distrik bernama Tsafe, yang terletak sekitar 200 kilometer dari lokasi penculikan baru-baru ini, menjadi lokasi utama operasi tersebut. Pihak berwenang mengungkap bahwa kekerasan bandit telah terjadi selama lebih dari satu dekade, berawal dari konflik antara petani dan penggembala yang memperebutkan sumber daya air dan lahan akibat dampak perubahan iklim.
Perlahan, konflik antarkelompok ini berkembang menjadi sindikat pencurian ternak dan penculikan terstruktur. Bandit yang terdorong oleh keuntungan finansial kini bekerja sama dengan kelompok jihadis dari timur laut yang telah berperang selama 17 tahun untuk menciptakan Kekhalifahan.