Di Tengah Cosplayer Kolonial – Sosok Si Pitung Hidupkan Budaya Betawi di Kota Tua
Di Tengah Cosplayer Kolonial, Sosok Si Pitung Hidupkan Budaya Betawi di Kota Tua
Kawasan Kota Tua, yang dikenal sebagai pusat wisata sejarah Jakarta, tengah dihiasi oleh puluhan cosplayer yang mengenakan pakaian era kolonial. Para penampil ini, mulai dari tokoh pahlawan hingga noni Belanda, berjejer rapi di pelataran Museum Fatahillah. Namun, di tengah keramaian itu, terdapat satu sosok yang berbeda. Ia memakai pakaian tradisional Betawi, bukan kostum bersejarah Eropa. Siapa lagi? Epi, yang akrab disapa Bang Pei, seorang warga Penjaringan Jakarta Utara, memilih menjadi cosplayer Si Pitung, pahlawan lokal yang dianggap terlupakan oleh sebagian besar masyarakat.
Peran Si Pitung dalam Pemenuhan Budaya Betawi
Di depan para pengunjung, Bang Pei secara dinamis menampilkan gerakan silat Betawi yang dipadukan dengan atribut khas, seperti peci, baju pangsi merah, sabuk, dan golok. Ia menjelaskan bahwa perannya bukan sekadar untuk menarik perhatian wisatawan dengan pose foto, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan budaya Betawi yang semakin langka. “Cosplay si Pitung, kalau Babe tetap aja Betawi ini kita jalan terus gitu. Jangan dilupain dia punya silat, dia punya Bang Pitung. Ngenalin budaya aja kita mah,” tutur Bang Pei saat ditemui di Kota Tua, Minggu (5/4/2026).
“Jadi dia menolong rakyat. Rakyatnya diperes, jadi Bang Pitung menolong rakyat. Jadi barangnya diambil buat rakyat lagi,” ucapnya.
Alasan Mempertahankan Budaya Betawi
Bang Pei memilih Si Pitung karena sosok tersebut dianggap sebagai simbol perjuangan rakyat Betawi melawan penjajahan Belanda. “Pemilihan tokoh Si Pitung bukan tanpa alasan. Dia merupakan pahlawan Betawi yang berjasa mengembalikan hak rakyat pada zamannya,” jelasnya. Ia berharap melalui aksi ini, generasi muda dapat lebih mengenal sejarah dan nilai-nilai tradisi Betawi. Dalam suasana yang penuh keramaian, tampilan cosplayer Si Pitung menjadi pengingat akan keberagaman budaya yang terus hidup di tengah modernitas.
Menyambut kegiatan Springtime Easter Feast di Kawasan Kota Tua, acara ini menjadi momen unik bagi pengunjung untuk merasakan kekhasan budaya Betawi sambil menikmati suasana paskah yang meriah. Dengan berpakaian khas, Bang Pei memastikan bahwa keberadaan Si Pitung tidak terlupakan, bahkan di tengah kota yang penuh dengan representasi sejarah Eropa.