Ada Si Pitung di Kota Tua Jakarta – Pesilat Betawi yang Curi Perhatian!

Ada Si Pitung di Kota Tua Jakarta, Pesilat Betawi yang Curi Perhatian!

Kota Tua Jakarta: Tempat Kreativitas Budaya Betawi

Kota Tua Jakarta dikenal sebagai pusat sejarah dan budaya yang kaya. Di sana, para cosplayer rutin mengisi ruang publik dengan kostum menarik. Salah satu sosok yang menjadi pusat perhatian adalah Si Pitung, yang dihiasi oleh bentuk ekspresi khas dari seorang pesilat Betawi.

Sosok Si Pitung di antara para cosplayer Kota Tua Jakarta menarik perhatian pengunjung saat akhir libur Paskah 2026. Pria yang mengenakan kostum tersebut dikenal sebagai Epi atau Bang Pei. Seorang warga Penjaringan, Jakarta Utara, ia memilih memakai pakaian tradisional Betawi untuk menghidupkan kembali legenda tersebut.

Agar penampilannya lebih lengkap, Bang Pei mengenakan peci, baju pangsi merah, sabuk, serta golok yang dipasang di pinggang. Gerakan silatnya yang gesit membuat banyak pengunjung terkesan. Mereka mengapresiasi keahlian berpakaian dan tampilannya yang konsisten.

“Cosplay Si Pitung, kalau Babe tetap aja Betawi ini kita jalan terus gitu. Jangan dilupain dia punya silat, dia punya Bang Pitung. Ngenalin budaya aja kita mah. Kita mah cuman pasang badan aja biar pada tahu semua deh tentang sejarahnya Si Pitung,” ungkap Epi saat diwawancarai di Kota Tua Jakarta Utara, Minggu (5/4/2026).

Motivasi Membangkitkan Kembali Budaya Lokal

Pemilihan tokoh Si Pitung oleh Bang Pei bukan tanpa alasan. Ia menilai sosok tersebut sebagai simbol perlawanan rakyat Betawi terhadap penjajah Belanda. “Jadi dia menolong rakyat. Rakyatnya diperas, jadi Bang Pitung menolong rakyat. Jadi barangnya diambil buat rakyat lagi,” tambahnya.

Dari tahun 90-an, Bang Pei telah menekuni peran sebagai cosplayer Si Pitung. Meski di tengah persaingan dengan tokoh lain seperti noni Belanda atau pahlawan, ia tetap setia mempertahankan budaya Betawi. Namun, pendapatan dari berfoto dengan pengunjung cukup fluktuatif. Saat libur panjang, ia bisa menghasilkan Rp150.000, sementara di hari biasa, pendapatannya terkadang tidak stabil.

Bagi wisatawan yang ingin berfoto dengan Bang Pei, sosok itu bisa ditemui di sekitar Museum Fatahillah. Ia biasanya hadir mulai pukul 09.30 hingga 18.30 WIB, siap membagikan cerita dan kekayaan budaya Betawi kepada pengunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *