Kriminal kemarin – pelecehan sopir hingga olah TKP proyek
Kriminal kemarin, pelecehan sopir hingga olah TKP proyek
Jakarta – Beberapa kejadian terkait keamanan dan kriminalitas terjadi di kota metropolitan sepanjang pekan lalu, mulai dari aksi kekerasan terhadap sopir taksi online hingga penyelidikan di lokasi proyek. Berikut laporan lengkap mengenai tiga insiden yang masih relevan untuk dibaca kembali hari ini:
1. Sopir taksi daring diperiksa terkait dugaan pelecehan
Polisi menangkap seorang sopir taksi online berinisial WAH (39) di Depok pada Rabu (1/3). Ia diduga melakukan pelecehan terhadap penumpang perempuan di Jakarta Pusat. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/3) di kawasan Apartemen Istana Harmoni.
“Kami telah menerima laporan dari Kejari Jaksel bahwa kasus ini telah memasuki tahap II dan langsung ditindaklanjuti,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Mohamad Iskandarsyah, kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
2. Kekerasan seksual paman-ponakan dilimpahkan ke Kejari
Kasus kekerasan seksual yang melibatkan paman berinisial MH (43) dan ponakan inisial NPA (15) di Kebayoran Baru telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Penyidik mengatakan bahwa proses penyelidikan berjalan lancar setelah pihak kejaksaan mengambil alih kasus tersebut.
3. Polisi olah TKP empat pekerja tewas
Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah proyek bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Empat pekerja meninggal dan tiga orang lainnya mengalami sesak napas setelah menghirup gas tangki air.
“Langkah-langkah yang dilakukan termasuk mengamankan TKP, menempatkan garis polisi, serta melakukan investigasi di lokasi kejadian,” tutur Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Chepy Rusmanto, kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu.