Important Visit: Bikin Takut Warga Jakarta, Tiga Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Dicopot
Bikin Takut Warga Jakarta, Tiga Baliho Film ‘Aku Harus Mati’ Dicopot
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah untuk mengangkat tiga baliho iklan film horor ‘Aku Harus Mati’ yang dinilai mengganggu ketenangan warga. Langkah ini diambil setelah pihak berwenang menilai bahwa visualisasi dalam iklan tersebut berpotensi menciptakan ketakutan di ruang publik.
Koordinasi dengan Biro Reklame
“Sudah, sudah, iya. Jadi kita sudah koordinasi sama biro reklamenya untuk segera menurunkan. Betul, betul (yang menurunkan bilboard pihak biro),”
Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan setelah berdiskusi dengan biro reklame yang menayangkan iklan tersebut. Dalam wawancara, ia menyebut bahwa penurunan baliho dilakukan secara bertahap, dengan satu diambil pada Sabtu (4/4) dan dua lainnya pada hari Minggu (5/4).
Lokasi Baliho yang Dicopot
Dari informasi yang diberikan, tiga baliho yang diturunkan terletak di Jalan Puri Kembangan Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung) Jakarta Barat, serta Pos Polisi Perempatan Harmoni Jakarta Pusat. “Ada yang kemarin (diturunkan), ada yang hari ini. Kemarin satu, hari ini dua,” tambah Satriadi.
Upaya Menjaga Kualitas Ruang Publik
“Total ada tiga lokasi yang sudah kami tertibkan, yaitu dua lokasi berbentuk banner dan satu lokasi videotron. Pemprov DKI Jakarta akan terus memantau situasi di lapangan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Kami juga terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan penanganan di titik-titik lainnya,”
Yustinus Prastowo, staf khusus Gubernur DKI Jakarta, menegaskan bahwa keputusan ini bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ruang publik tetap aman dan nyaman. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak psikologis dari materi promosi yang disampaikan di wilayah umum, termasuk perlindungan bagi anak-anak.
Pemprov DKI Jakarta bersikeras akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan baliho serupa di lokasi lain. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi kecemasan warga sekaligus menjaga keteraturan dan kualitas ruang publik di Ibu Kota. Baca selengkapnya di sini.