Sudin LH Jaksel kerahkan 190 truk untuk tangani sampah

Sudin LH Jaksel Kerahkan 190 Truk untuk Atasi Penumpukan Sampah

Sebagai respons terhadap kenaikan volume sampah, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan mempercepat upaya dengan menurunkan 190 unit truk berbagai ukuran. Kepala Suku Dinas LH Jakarta Selatan, Dedy Setiono, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut sampah dari lingkungan warga hingga tempat penampungan sementara (TPS).

“Truk digunakan untuk mengangkut sampah dari lingkungan warga hingga tempat penampungan sementara (TPS),” kata Dedy Setiono di Jakarta, Senin.

Armada yang dikerahkan mencakup berbagai jenis, seperti dump truck mini, truk arm roll, truk compactor, hingga truk typer berkapasitas besar. Selain itu, sebanyak 1.107 petugas juga turut dikerahkan untuk mengelola sampah sehari-hari, sehingga bisa mencegah penumpukan di 10 wilayah kecamatan. Menurut Dedy, volume sampah di Jakarta Selatan mencapai sekitar 1.120 ton per hari, yang cenderung meningkat saat libur panjang atau hari raya keagamaan.

Dalam proses pengolahan, sampah yang dikumpulkan dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah organik diubah menjadi kompos menggunakan metode maggot, sedangkan sampah plastik diolah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis. “Sampah residu dikumpulkan di TPS untuk selanjutnya dibuang ke TPST Bantar Gebang,” ujarnya.

Dedy mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi produksi sampah dengan memilah dari sumbernya. “Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada 2025, volume sampah di Jakarta mencapai rata-rata lebih dari 7.900 ton per hari. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengelola sampah tersebut melalui pengurangan di sumber dan pemrosesan di TPST Bantargebang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *