New Policy: Indonesia tuan rumah pembukaan Red Bull Cliff Diving World Series 2026
Indonesia Tuan Rumah Pembukaan Red Bull Cliff Diving World Series 2026
Bali, Indonesia, menjadi tuan rumah pembukaan musim ke-17 Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Kemitraan strategis dengan TNI Angkatan Laut (AL) membantu memastikan standar global dan keselamatan kompetisi di dua lokasi pemandangan alam yang menantang di Pulau Dewata.
Kerja sama ini diapresiasi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menyatakan bahwa TNI AL siap memberikan pengamanan maksimal dan dukungan operasional untuk memperlihatkan kesiapan serta profesionalisme Indonesia sebagai penyelenggara acara internasional. “Dengan pengamanan dan dukungan operasional yang optimal, Indonesia dapat menunjukkan kesiapan dan profesionalisme dalam menjadi tuan rumah perhelatan olahraga dunia,” ujarnya.
“TNI AL menyambut baik kerja sama ini, dengan pengamanan dan dukungan operasional yang optimal, Indonesia dapat menunjukkan kesiapan dan profesionalisme dalam menjadi tuan rumah perhelatan olahraga dunia,” kata KSAL.
Pembukaan seri akan diadakan di Air Terjun Kroya, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan utama di Tebing T-Rex, Pantai Kelingking. Kedua tempat ini dikenal memiliki kondisi alam yang ekstrem, termasuk perairan Samudera Hindia dengan ombak besar serta lingkungan yang membutuhkan persiapan khusus.
Kerja sama antara penyelenggara dan TNI AL mencakup penilaian arus laut, dinamika cuaca, serta kesiapan personel di lapangan. Tim penyelamat TNI AL akan bekerja sama dengan kru internasional untuk menjaga keamanan atlet yang melompat dari ketinggian hingga 27 meter.
Sejumlah pihak, seperti Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Buleleng, serta pemerintah provinsi, turut berperan dalam mendukung keberlangsungan acara. “Merupakan kehormatan bagi Provinsi Bali menjadi tuan rumah ajang bergengsi dunia ini, sekaligus memperkenalkan keindahan alam kepada masyarakat global,” tambah Gubernur Bali I Wayan Koster.
“Bali siap menjadi panggung bagi kegiatan internasional yang berkualitas, berkelas, dan berkelanjutan,” ujar Gubernur.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menyambut seluruh peserta dan wisatawan, agar mereka dapat merasakan pengalaman unik serta keindahan Pulau Dewata. Setelah pembukaan di Indonesia, acara ini akan berlanjut ke berbagai negara hingga penutupan musim di Oman pada November 2026.