Key Strategy: Multifinance Lesu, Pinjaman ke Pinjol dan Gadai Melesat
Multifinance Lesu, Pinjaman ke Pinjol dan Gadai Melesat
Dalam awal tahun 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan perubahan tren pada performa lembaga keuangan non-bank (LKNB). Sejumlah sektor mengalami penurunan, sementara lainnya tumbuh pesat. Kepala Eksekutif Pengawas Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, serta Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Agusman, mengungkapkan piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan hanya meningkat 1,01% secara tahunan (yoy) hingga Februari 2026, mencapai Rp512,14 triliun.
Pertumbuhan Pembiayaan di Multifinance
Pertumbuhan yang terbatas ini didorong oleh pembiayaan modal kerja, yang naik 8,31% yoy. Namun, meski terdapat dorongan, tingkat risiko pembiayaan tetap terjaga. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) gross mencapai 2,78% dan nett 0,81%. Sementara itu, gearing ratio masih berada di 2,13 kali, jauh di bawah batas maksimal 10 kali.
“Pertumbuhan ini terutama didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh 8,31% yoy,” ujar Agusman dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Maret 2026 Senin (6/4/2026).
Kinerja Industri Pinjaman Daring dan Pergadaian
Sebaliknya, industri pinjaman daring (pinjol) dan pergadaian tumbuh sangat signifikan. Outstanding pembiayaan pinjol naik sekitar 25% yoy, mencapai Rp106,9 triliun. Tingkat risiko, terlihat dari TWP90, tercatat di level 4,45%. Sementara itu, industri pergadaian mencatatkan peningkatan besar, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp152 triliun atau naik 61% yoy.
Mayoritas penyaluran di sektor pergadaian berasal dari produk gadai, sebesar Rp126 triliun atau 83,01% dari total pembiayaan. Ini menunjukkan pergeseran dominasi dalam industri tersebut. Di sisi lain, pembiayaan modal ventura tumbuh relatif rendah, hanya 0,78% yoy menjadi Rp16,46 triliun.
Dari data OJK, terlihat pergeseran pertumbuhan di sektor LKNB. Sektor pembiayaan konvensional melambat, sementara sektor berbasis digital dan pergadaian mengalami akselerasi yang mencolok. Hal ini menggambarkan perubahan pola keuangan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.