Official Announcement: BMKG: Waspada gelombang hingga 2,5 meter di dua perairan NTT 6-9 Maret
BMKG: Waspada Gelombang Laut hingga 2,5 Meter di Dua Wilayah Perairan NTT 6-9 April
Kupang, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan bagi warga masyarakat untuk mengantisipasi kenaikan tinggi gelombang laut hingga 2,5 meter di dua perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), dari 6 hingga 9 April. Peringatan ini diberikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau di Kupang, Yandri Anderudson Tungga, pada Senin.
“Gelombang tinggi hingga 2,5 meter mungkin terjadi di Selat Sumba bagian barat serta perairan selatan Sumba,” ujarnya.
Dalam keterangan tersebut, Yandri menjelaskan bahwa pola angin di NTT saat ini mengarah dari timur laut ke tenggara, dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot. Ia menyoroti bahwa kecepatan angin terbesar tercatat di Selat Sape selatan, Laut Sawu, dan perairan Sabu-Raijua, serta daerah lain seperti Selat Pukuafu dan perairan utara Kupang-Rote.
Dengan kondisi tersebut, BMKG telah memberikan peringatan dini mengenai risiko gelombang tinggi yang berlaku selama 6-9 April. Untuk para nelayan, disarankan meningkatkan kewaspadaan jika angin berkecepatan 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sementara kapal tongkang dianjurkan lebih hati-hati jika angin mencapai 16 knot dan gelombang hingga 1,5 meter.
Yandri juga menambahkan bahwa warga sekitar wilayah pesisir yang terdampak perlu memantau kondisi gelombang secara terus-menerus, serta mengikuti informasi terbaru dari BMKG. Data terkini bisa diakses melalui situs maritim.ntt.bmkg.go.id, nomor telepon 0812-1512-2192, dan akun Instagram @bmkg.maritim.tenau.