DKI revitalisasi Pasar Gardu Asem dan bangun Pasar Kramat Jaya

DKI revitalisasi Pasar Gardu Asem dan bangun Pasar Kramat Jaya

Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta secara resmi meluncurkan proyek revitalisasi Pasar Gardu Asem serta pembangunan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara, Senin. Acara tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama untuk kedua pasar.

Kembangan Pasar Kramat Jaya

Menurut Pramono, Pasar Kramat Jaya akan memiliki luas 2.600 meter persegi dengan beberapa kios yang diharapkan bisa menciptakan ruang sosial, ekonomi, dan budaya. Ia juga ingin memperbaiki kondisi pasar-pasar di ibu kota, tidak hanya dalam hal tata letak dan kebersihan, tetapi juga mendorong transaksi digital.

“Kalau itu bisa dilakukan, saya yakin ini akan menjadi role model. Contoh yang baik bagaimana kerja sama antara pemerintah daerah, BUMD, kemudian masyarakat untuk menata ekonomi pada level paling bawah,” ujarnya.

Fasilitas yang Dilengkapi

Agus Himawan, Direktur Utama Pasar Jaya, menjelaskan bahwa kedua pasar akan dilengkapi fasilitas lengkap seperti mushola, toilet umum dan disabilitas, jaringan air PAM, genset, ruang laktasi, parkir mobil dan motor, hidran, panel surya, serta CCTV. TPS juga akan tersedia sebagai bagian dari infrastruktur.

Khusus untuk Pasar Kramat Jaya, ada sarana olahraga yang disiapkan. Meski fasilitas yang disediakan cukup lengkap, Agus menegaskan bahwa pembangunan pasar ini tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal pasar tradisional.

Dana Penyertaan Modal Daerah

Pembangunan Pasar Kramat Jaya dibiayai melalui PMD 2016 sebesar Rp10,2 miliar, sementara Pasar Gardu Asem menggunakan PMD 2017 senilai Rp10,6 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *