Topics Covered: Mendiktisaintek terbitkan surat edaran penyesuaian pola kerja kampus

Mendiktisaintek terbitkan surat edaran penyesuaian pola kerja kampus

Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meluncurkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026, yang bertujuan mengubah cara kerja di lingkungan Kemdiktisaintek serta kegiatan akademik di institusi perguruan tinggi. SE ini dikeluarkan dalam rangka membangun budaya kerja yang lebih efektif dan berkontribusi pada penghematan energi nasional.

Antisipasi Krisis Global

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyatakan bahwa kebijakan ini juga bertujuan sebagai langkah antisipatif menghadapi kemungkinan krisis global yang berlangsung lama. “Kita sudah menganalisis bahwa krisis ini bisa menyamai dampak pandemi COVID-19,” katanya. Ia menekankan bahwa penyesuaian ini tidak boleh mengganggu kualitas pembelajaran, sebaliknya diharapkan menjadi momen untuk memperkuat efisiensi.

“Surat edaran ini justru bisa menjadi momentum positif untuk menciptakan budaya kerja yang lebih efisien, jika diimplementasikan dengan tepat,” ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Penyesuaian dan Pengecualian

Dalam SE yang ditandatangani pada 2 April 2026, dijelaskan bahwa metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dianjurkan untuk diterapkan secara proporsional. Kebijakan ini khusus ditujukan bagi mahasiswa semester lima dan program pascasarjana, dengan pengecualian untuk mata kuliah yang membutuhkan interaksi langsung, seperti praktikum, bengkel kerja, studio, atau klinik.

Optimalisasi Platform Digital

Surat edaran tersebut juga mendorong penggunaan platform digital secara maksimal untuk kegiatan akademik dan administrasi. Berbagai aktivitas seperti bimbingan skripsi, seminar proposal, serta rapat akademik dianjurkan dilakukan secara daring. Tujuannya adalah menyederhanakan proses dan meminimalkan mobilitas.

Langkah Evaluasi Berkala

Sebagai bagian dari keberlanjutan, para pimpinan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan wajib melakukan pemantauan serta evaluasi (monev) secara berkala. Evaluasi ini menjadi syarat penting untuk menjamin layanan publik tetap berjalan optimal, sekaligus menjaga standar kualitas pendidikan dan capaian mahasiswa tidak menurun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *