Key Strategy: Raperda SPAM upaya DKI akselerasi layanan air minum perpipaan
Raperda SPAM upaya DKI akselerasi layanan air minum perpipaan
Di Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan bahwa Raperda SPAM merupakan bagian kunci dalam mempercepat target pelayanan air minum perpipaan 100 persen pada tahun 2029. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang layak huni, berkelanjutan, serta kompetitif.
“Layanan air minum perpipaan adalah salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas hidup warga,” kata Rano pada Senin.
Menurut Rano, regulasi ini akan menetapkan kerangka pengelolaan sistem air secara menyeluruh, termasuk jenis penyelenggara, pembagian wewenang, tanggung jawab, hak pelanggan, serta mekanisme pengawasan. Selain itu, Raperda juga mencakup penataan pendanaan, struktur tarif, perizinan, dan kerja sama dengan pihak terkait.
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengungkapkan bahwa Raperda SPAM diharapkan memperkuat aturan yang mendasari akses air minum. “Ini adalah langkah penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” tuturnya. Ia menekankan bahwa regulasi ini perlu mengatasi isu-isu seperti kebutuhan air yang meningkat, keterbatasan sumber air baku, dan ketidakmerataan distribusi.
Rano menjelaskan bahwa Raperda SPAM akan menggantikan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 1993 yang dianggap kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Regulasi baru ini diperkirakan mampu menangani tantangan seperti penyakit terkait air, kebocoran sistem, dan penggunaan air tanah yang berlebihan.