Main Agenda: Rusia-Iran minta serangan terhadap infrastruktur sipil Iran dihentikan
Rusia-Iran minta serangan terhadap infrastruktur sipil Iran dihentikan
Kementerian Luar Negeri Rusia mengumumkan bahwa Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, serta rekan sejawatnya dari Iran, Seyed Abbas Araghchi, telah meminta penghentian segera terhadap serangan yang menargetkan fasilitas sipil dan energi di Iran. Pernyataan ini dikeluarkan setelah mereka berdiskusi melalui panggilan telepon pada hari Minggu (5/4).
Dalam percakapan tersebut, kedua menteri menyatakan pentingnya menghentikan serangan yang dianggap gegabah dan tidak sah terhadap infrastruktur sipil, industri, serta unit energi Iran, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr. Mereka menegaskan bahwa tindakan semacam itu berpotensi membahayakan para pekerja di lokasi tersebut dan bisa memicu krisis radiasi yang merusak wilayah lebih luas.
“Upaya negara-negara tertentu untuk meredam ketegangan sekitar Iran diharapkan memberikan hasil yang signifikan. Keputusan Amerika Serikat untuk berhenti menggunakan bahasa ultimatum dan kembali ke jalur perundingan akan sangat krusial,” ujar Lavrov dalam pernyataannya.
Minister Lavrov menekankan bahwa tindakan serangan terhadap PLTN Bushehr bisa berdampak serius terhadap keselamatan manusia dan lingkungan. Ia menyoroti perlunya kerja sama internasional untuk mencegah konflik yang mengancam stabilitas kawasan.